Sprinter Belarusia yang Tolak Naik Pesawat Sudah Ditangani Pihak Berwenang

Antara, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 43 2449862 sprinter-belarusia-yang-tolak-naik-pesawat-sudah-ditangani-pihak-berwenang-oWlpISWKuw.jpg Sprinter Belarusia Krystina Tsimanouskaya kesal dengan pelatihnya karena memaksanya turun di nomor estafet. (Foto/Reuters)

TOKYO - Sprinter Belarusia yang menolak naik pesawat setelah ia mengaku dibawa ke bandara Tokyo di luar kehendaknya telah aman dan berada di tangan pihak berwenang, kata Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Krystsina Tsimanouskaya, 24, menghabiskan malam di hotel bandara, kata juru bicara IOC Mark Adams pada konferensi pers, setelah dia mencari perlindungan dari polisi Jepang di bandara Haneda pada Minggu malam.

Foto/Reuters

Dilaporkan Reuters, Adams mengatakan IOC akan melanjutkan pembicaraan dengan Tsimanouskaya, yang masih berada di Tokyo, pada Senin pagi.

Baca juga: Viral! Unggah Status Juara 3 Belasan Tahun Lalu, Anthony Ginting Beneran Peringkat 3 di Olimpiade Tokyo 2020

Diberitakan sebelumnya Tsimanouskaya menjelaskan staf pelatih datang ke kamarnya pada Minggu dan menyuruhnya untuk berkemas. Dia dibawa ke bandara sebelum dia berlaga di nomor 200 meter dan estafet 4x400 meter pada Kamis.

Baca juga: Indonesia Pernah 2 Kali Tak Tampil di Olimpiade, Ini Masalahnya

Dia mengatakan telah dikeluarkan dari tim karena "fakta bahwa saya berbicara di Instagram saya tentang kelalaian pelatih kami".

Tsimanouskaya sebelumnya mengeluh karena dia masuk nomor estafet 4x400 m setelah beberapa anggota tim tidak memenuhi syarat untuk bersaing di Olimpiade karena mereka tidak menjalani tes doping.

"Dan pelatih memasukkan saya ke estafet tanpa sepengetahuan saya. Saya berbicara tentang ini di depan umum. Pelatih kepala datang kepada saya dan mengatakan ada perintah dari atas untuk mengeluarkan saya." kata Tsimanouskaya.

Tsimanouskaya menambahkan dirinya berdiri di samping polisi Jepang di bandara dan dia telah menghubungi seorang anggota diaspora Belarusia di Jepang untuk menjemputnya di bandara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini