Ini Latihan Khusus Greysia/Apriyani Jelang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 02:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 40 2422742 ini-latihan-khusus-greysia-apriyani-jelang-tampil-di-olimpiade-tokyo-2020-hBLUqMWTOA.jpg Greysia Apriyani/Rahayu (Foto: badmintonindonesia.org)

JAKARTA – Pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polli/Apriyani Rahayu, mengaku tengah fokus mematangkan persiapan jelang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Bahkan, Greysia/Apriyani mengaku terdapat sebuah menu latihan khusus yan dilakukan mereka.

Greysia/Apriyani yang saat ini merupakan peringkat enam dunia sudah dipastikan mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020. Pada pengumpulan poin kualifikasi Olimpiade, Greysia/Apriyani menempati ranking ketujuh dengan koleksi 67,805 poin.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Kepala Pelatih Ganda Putri, Eng Hian atau kerap disapa Didi, mengungkapkan anak asuhnya sedang fokus latihan untuk mematangkan persiapannya. Didi mengatakan fokus latihan yang akan dilakukan Greysia/Apriyani adalah meningkatkan kekuatan dan ketahanan fisik.

"Jadi persiapan untuk Greys/Apri dari dua minggu lalu saya masih fokus ke peningkatan strength dan endurance,” ujar Didi dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis (10/6/2021.

Baca Juga: Takluk 2 Set Langsung, Greysia/Apriyani Tersingkir dari BWF World Tour Finals 2020

Selain itu, Didi juga mempunyai menu latihan khusus untuk anak asuhnya tersebut. Ia mengungkapkan memberikan Greysia/Apriyani sparring partner melawan ganda putra untuk melatih kekuatan dan ketahanan fisik mereka.

"Saya juga sudah menyiapkan menu tanding dengan ganda putra untuk menambah kecepatan dan kekuatan mereka," lanjutnya.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Selain latihan fisik, Didi juga perhatikan kesehatan mental Greysia/Apriyani dengan cara menyewakan psikolog. Menurutnya, hal ini penting agar mereka tetap rileks tatkala menjelang dan saat pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Eng Hian Akui Permainan Greysia/Apriyani Menurun dari Turnamen Sebelumnya

"Untuk sisi fisik mereka sudah siap, tetapi ini kan turnamen besar di olahraga bukan hanya bulu tangkis dan digelar pun hanya empat tahun sekali. Jadi saya menaruh perhatian lebih pada masalah nonteknisnya (kesehatan mental)," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini