Melorot 13 Posisi Secara Drastis, Quartararo: Saya Berjuang dengan Rasa Sakit

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 04:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 38 2404500 melorot-13-posisi-secara-drastis-quartararo-saya-berjuang-dengan-rasa-sakit-0hbe3g8sof.jpg Fabio Quartararo (Foto: Laman resmi MotoGP)

JEREZ – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, harus mengubur asanya untuk memenangi tiga balapan secara beruntun di MotoGP 2021. Tragisnya, kegagalan tersebut diraih di sirkuit andalan Quartararo yakni Sirkuit Jerez, Spanyol.

Pada MotoGP Spanyol 2021 yang berlangsung pada Minggu 2 Mei 2021 malam WIB tersebut, Quartararo memiliki kesempatan besar untuk kembali memenangi balapan di Sirkuit Jerez. Bahkan hingga separuh balapan, Quartararo mampu mengungguli jauh para rivalnya dengan berada di posisi pertama.

Fabio Quartararo

Akan tetapi, nasib buruk dialami Quartararo ketika kecepatannya tiba-tiba menghilangan dan mengalami penurunan posisi secara drastis. Alih-alih sempat menjadi pemimpin balapan, pembalap berpaspor Prancis itu harus puas finis ke-13 di MotoGP Spanyol 2021.

Baca juga Ambil Alih Pimpinan Klasemen MotoGP 2021, Bagnaia: Saya Beruntung!

Sebelumnya banyak yang memperkirakan Quartararo memiliki masalah ban. Namun, pembalap berjuluk El Diablo itu justru tak mempermasalahkan hal tersebut, karena perkara utamanya justru ada pada fisiknya.

Baca juga Klasemen MotoGP 2021 Usai GP Spanyol: Bagnaia Gusur Quartararo dari Posisi Pertama

Pembalap berusia 22 tahun itu mengonfirmasi bahwa ia mengalami masalah pada arm-pump. Bahkan ia mengaku harus berjuang dengan rasa sakit walaupun hasilnya tidak akan sesuai ekspektasi. Akan tetapi, Quartararo tetap bersyukur membawa pulang tiga poin di tengah ketidakberdayaannya.

“Saya punya masalah besar dengan lengan, sangat sedih karena saya merasa sangat mudah untuk berada di depan,” ungkap Quartararo, mengutip dari Crash, Senin (3/5/2021).

“Kami memiliki kecepatan luar biasa akhir pekan in dan kemudian saya tidak memiliki tenaga lagi. Saya sangat kecewa karenanya,” tambahnya.

“Tetapi, saya berjuang sampai akhir, meski hanya untuk tiga poin,” sambung rekan setim Maverick Vinales tersebut.

Fabio Quartararo

“Saya unggul satu detik dan kemudian saya tidak memiliki tenaga lagi. Saya masih berjuang untuk enam lap lagi dengan rasa sakit, untuk mempertahankan keunggulan satu detik, tetapi itu tidak mungkin bagi saya. Tidak ada tenaga lagi,” imbuhnya.

Quartararo sendiri memang pernah menjalani operasi arm-pump di lengan kanan yang sama pada 2019. Namun, sejak operasi tersebut, ia jarang mengalami masalah, termasuk dua kemenangan yang ia raih di Sirkuit Jerez tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini