Menangi MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Beberkan Kunci Sukses

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 05 April 2021 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 38 2389287 menangi-motogp-doha-2021-fabio-quartararo-beberkan-kunci-sukses-7H45f3z7Zb.jpg Fabio Quartararo. (Foto/Yamaha)

DOHA - Pembalap pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo meraih kemenangan MotoGP 2021 Grand Prix Doha di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 4 April 2021 dini hari WIB. Start dari posisi kelima, pembalap aal Prancis itu berhasil melewati rival-rivalnya sehingga naik podium nomor satu.

Jorge Martin nyaris tampil dominan di balapan seri kedua MotoGP 2021. Dia seakan tak tergoyahkan dan di ambang merebut kemenangan pertamanya di MotoGP setelah tampil perkasa memimpin balapan sejak start.

Foto/Twitter

Lima lap tersisa, Martin kehilangan posisinya. Quartararo berhasil melaju ke urutan pertama dan mulai meninggalkan lawan-lawannya.

Baca juga: Absen Panjang, Ezpeleta Kehilangan Marc Marquez di MotoGP

Posisi terdepan berhasil dipertahankan Fabio Quartararo hingga bendera finis dikibarkan dengan selisih 1,457 detik dari rekannya. Pembalap asal Prancis itu memenangi lomba, disusul oleh duo Pramac Ducati, Johann Zarco dan Jorge Martin. Dengan demikian, dua posisi terdepan diraih oleh Quartararo.

Baca juga: Dovizioso Bakal Tes Motor Aprilia, Biaggi Sambut Gembira

Sementara itu, posisi empat diduduki oleh Alex Rins. Maverick Vinales melengkapi lima besar. Di sisi lain, Valentino Rossi gagal memetik poin setelah hanya mampu mengakhiri lomba di luar posisi 15.

Fabio Quartararo saat konferensi pers menjelaskan bagaimana dia bisa meringsek menjadi juara di Sirkuit Losail. Strategi berbeda membuat pembalap 21 tahun menjadi pemenang di seri kedua MotoGP 2021,

“Minggu lalu saya tidak cukup memikirkan perlindungan ban selama balapan dan saya tidak cukup bermain-main dengan mesin," kata dia mengutip Speekweek, Senin (5/4/2021).

"Setelah itu saya berada di hotel selama tiga hari dan kesal," aku Fabio.

Foto/Twitter

“Hari ini saya memilih strategi yang sama sekali berbeda. Saya banyak berpikir dan mempersiapkan semuanya dengan baik. Saya sangat berhati-hati pada ban dan pemetaan, mengatur tenaga dan konsumsinya.”

“Dengan sembilan lap tersisa, saya berkata, 'Sekarang saatnya menyerang.' Kemudian saya menunjukkan potensi kami dan memenangkan perlombaan yang jaraknya sangat kecil," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini