Share

Jadi yang Tercepat di MotoGP Qatar 2021, Vinales Akui Yamaha Jeblok saat Start

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 38 2385612 jadi-yang-tercepat-di-motogp-qatar-2021-vinales-akui-yamaha-jeblok-saat-start-T55xhnQqw6.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Twitter Maverick Vinales)

DOHA – Maverick Vinales berhasil mengharumkan nama Yamaha kala ia tampil sebagai pemenang di MotoGP Qatar 2021. Meski begitu, Vinales mengakui bahwa timnya masih harus melakukan banyak pembenahan untuk bisa menjadi lebih baik.

Walau Vinales tampil sebagai yang tercepat di seri perdana MotoGP 2021 ini, namun itu tidak didapatnya dengan mudah. Sebab, pada awal balapan Vinales sempat terjebak di posisi tengah setelah melakukan start yang buruk.

Baca juga: Puig Ungkap Alasan Marc Marquez Absen di Qatar

Pembalap berjuluk The Top Gun tersebut sebenarnya start dari posisi ketiga. Hanya saja, ia gagal memacu kuda besinya untuk langsung tancap gas. Vinales justru disalip oleh para pembalap yang ada di belakangnya seperti Jack Miller, Johann Zarco, hingga Jorge Martin yang start ke-14.

Maverick Vinales

Beruntung bagi Vinales, ia tidak tertinggal terlalu jauh sehingga bisa meramaikan persaingan di baris terdepan. Kendati demikian, Vinales tetap merasa bahwa ia harus kembali berlatih start karena itu merupakan kelemahan motor balap Yamaha.

Baca juga: Menangi MotoGP Qatar 2021, Vinales Sebut Dirinya Tampil Cerdas

“Itulah mengapa saya mengatakan kita harus menjadi lebih baik. Kami mempelajarinya hari ini di saat start. Saya terus menunjukkan masalah ini,” sebut Vinales, dikutip dari Speedweek, Senin (29/3/2021).

“Saya berlatih start sebanyak mungkin di setiap latihan. Dan saya berusaha untuk menjadi pembalap terbaik Yamaha setidaknya di setiap sesi latihan,” papar The Top Gun.

“Dan saya tahu bahwa Yamaha mengalami kerusakan yang sangat parah dengan mengembangkan perangkat holeshot yang seharusnya memberi kami start yang lebih baik,” lanjutnya.

Bukan hanya Vinales, pembalap Yamaha lainnya seperti Valentino Rossi dan Fabio Quartararo juga harus mengalami kemunduran posisi sesaat setelah start. Valentino Rossi bahkan sampai harus terdepak dari posisi 10 besar, padahal awalnya ia start dari urutan keempat.

Maverick Vinales

Kendati demikian, Vinales menilai bahwa tetap ada aspek positif dalam pengembangan motor balap Yamaha, YZR-M1. Menurutnya, YZR-M1 kini memiliki potensi untuk bersaing memperebutkan gelar juara sebagaimana di masa lalu.

“Tapi ada juga aspek positifnya. Saat saya mengendarai M1 di sini sekarang, saya merasa - Yamaha sudah kembali! Potensi yang dimiliki Yamaha di masa lalu telah kembali. Itu sangat memuaskan,” ujar Vinales.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini