5 Respons PBVSI soal Aprilia Manganang Pria Sejati

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 43 2376318 5-respons-pbvsi-soal-aprilia-manganang-pria-sejati-to7Q0v8abq.jpg Aprilia Manganang. (Foto/Instagram)

JAKARTA - Mantan pevoli, Aprilia Manganang telah dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Hal tersebut diastikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjelaskan kondisi langka, Aprilia Manganang, yang kini menjadi prajurit TNI berpangka Serda (Sersan Dua).

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mengatakan tidak akan menarik penghargaan yang telah diterima Aprilia Manganang saat menjadi atlet voli putri.

Berikut beberapa respon PBVSI terkait status jenis kelamin Aprilia Manganang:

5. Kasus Tidak Disengaja

Menurut Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny S Surkatty, kasus hipospadia yang dialami Aprilia bukanlah hal yang disengaja

"Seluruh penghargaan waktu dia ikut Proliga, dan lain-lainnya, yang nasional, itu tidak akan kita cabut. Tetap sebagai hak dia, karena ini bukan karena kesengajaan, ini karena faktor dari kelahiran, dan dia sendiri pun tidak tahu bahwa dirinya itu sebenarnya menjadi laki," kata Hanny saat konferensi pers, Kamis 11 Maret 2021.

"Jadi, tidak ada faktor kesengajaan, sehingga kita tetap tidak akan mencabut, tetap itu haknya dari Aprilia," tegas Hanny.

Foto/Instagram

Baca juga: Laki-Laki Tulen, Aprilia Manganang Gilai Olahraga

Baca juga: Aprilia Manganang Ternyata Seorang Pria, KOI Pasang Badan jika Ada Protes soal Medali

4. Apresiasi Setinggi-tingginya

Berdasarkan keterangan yang diberikan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, diketahui Serda Aprilia Manganang mengalami hipospadia. hipospadia kelainan pada alat kelamin sehingga perlu dilakukan upaya medis untuk ditentukan status akhirnya.

PP PBVSI juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Aprilia karena sumbangsihnya kepada perbolavolian Indonesia, baik nsaional maupun internasional.

Foto/Instagram

3. Menghormati Aprilia

Aprilia telah mengundurkan diri dari voli sejak tahun lalu. Saat masih diperkuat Aprilia Manganang, timnas voli putri meraih satu medali perunggu dan perak pada SEA Games Singapura 2015 dan Kuala Lumpur 2017.

Foto/Instagram

PP PBVSI mendukung penuh keputusan yang diambil Aprilia mengenai perubahan statusnya dari putri ke putra, mengatakan bahwa hal itu adalah hak pribadi Aprilia.

"Setelah adanya berita April dioperasi corrective surgery, mungkin karena setelah beberapa tahun kedokteran lebih canggih lagi sehingga bisa menemukan bahwa April ternyata adalah pria, dan kita menghormati itu, dan sehingga mulai dari sekarang April tidak bisa lagi bermain di tim putri apabila dia ingin bermain voli lagi," ujar Hanny.

2. Belum Ada Protes Negara Lain

PBVSI pun belum berhubungan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Komite Olimpiade Nasional (NOC).

Foto/Instagram

“Sampai sekarang juga belum ada protes dari negara-negara lain yang berkaitan dengan kejuaraan internasional,” lanjutnya.

“Jadi nanti kita akan lihat perkembangannya. Karena waktu SEA Games yang lalu waktu di Singapura itu seluruh tim menerima keputusan dari panitia SEA Games,” tukas Hanny.

1. Baru Pertama Kali

Aprilia tidak bisa menangani kondisi langkanya dengan maksimal karena kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu. Hal itu membuat Aprilia berstatus perempuan pada segala hal administrasi kependudukan.

“Belum ada, (kasus yang sama seperti Aprilia sebelumnya di voli level internasional) ini baru pertama kali,” ujar Hanny.

“Ini faktor yang baru pertama kali terjadi, jadi mungkin dari seluruh negara akan mempelajari terlebih dahulu,” lanjutnya.

Foto/Instagram

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini