“Itu mempengaruhi traksi dan juga pengereman. Sepeda motor tidak memberikan hasil yang baik secara konsisten di semua trek. Ini bukan karena masalah katup, tetapi karena desain fundamental yang berbeda," lanjutnya.
Uniknya, justru Morbidelli yang menggunakan motor balap keluaran lama yang mendapat hasil paling bagus di antara pembalap Yamaha lainnya dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Morbidelli tampil sebagai runner-up kejuaraan dengan perolehan 158 poin.

Hal ini seolah membuktikan bahwa Yamaha telah gagal mengembangkan YZR-M1 2020 untuk menjadi lebih baik dari versi sebelumnya. Namun, terlepas dari hal tersebut, Jarvis memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Morbidelli.
"Franco memiliki melakukan pekerjaan yang luar biasa diselesaikan dengan baik," sanjung Jarvis.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.