LESMO – Tak ada satu pun pembalap Yamaha yang berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP 2020. Padahal, jika melihat hasil kolektivitas pembalap, Yamaha merupakan konstruktor yang paling banyak meraih kemenangan musim lalu, yakni tujuh kali.
Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli bahkan menjadi pembalap yang paling sering menorehkan kemenangan musim lalu, masing-masing tiga kali. Hanya saja, kedua pembalap Yamaha tersebut tak mampu menampilkan performa konsisten.
Baca juga: Shakedown Test MotoGP Digelar di Sirkuit Losail Hari Ini, Apa Artinya dan Siapa yang Ikut?
Menurut Direktur Balap Yamaha, Lin Jarvis, inkonsistensi itulah yang membuat timnya gagal mendapatkan kejayaan. Adapun penyebab terjadinya inkonsistensi tersebut karena motor balap Yamaha punya masalah dengan cengkeraman ban.

Selain itu, Jarvis juga mengakui bahwa motor balap Yamaha tidak bisa dipakai untuk selalu tampil bagus di semua lintasan. Jarvis merasa hal ini adalah persoalan yang sudah membelenggu Yamaha dari tahun ke tahun.
Baca juga: Fausto Gresini Meninggal, Valentino Rossi Beri Peringatan soal Bahaya Covid-19
Misalnya dalam kasus Quartararo, dalam beberapa balapan, ia mampu tampil gemilang hingga menjadi pemenang. Kendati demikian, dalam balapan yang lain, Quartararo bisa menjadi tampil buruk, sehingga membuatnya gagal menembus posisi 10 besar.
"Ini masalah yang kami alami selama tiga tahun. Dalam beberapa tahun bahkan lebih ekstrim dari tahun ini. Kami selalu harus selalu kesulitan dengan cengkeraman,” papar Jarvis, dikutip dari Motorsport Total, Jumat (5/3/2021).
“Itu mempengaruhi traksi dan juga pengereman. Sepeda motor tidak memberikan hasil yang baik secara konsisten di semua trek. Ini bukan karena masalah katup, tetapi karena desain fundamental yang berbeda," lanjutnya.
Uniknya, justru Morbidelli yang menggunakan motor balap keluaran lama yang mendapat hasil paling bagus di antara pembalap Yamaha lainnya dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Morbidelli tampil sebagai runner-up kejuaraan dengan perolehan 158 poin.

Hal ini seolah membuktikan bahwa Yamaha telah gagal mengembangkan YZR-M1 2020 untuk menjadi lebih baik dari versi sebelumnya. Namun, terlepas dari hal tersebut, Jarvis memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Morbidelli.
"Franco memiliki melakukan pekerjaan yang luar biasa diselesaikan dengan baik," sanjung Jarvis.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.