Yokoyama Akui Motor Honda Dibangun Sesuai Permintaan Marc Marquez

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 38 2366276 yokoyama-akui-motor-honda-dibangun-sesuai-permintaan-marc-marquez-6DDYpORW4I.jpg Marc Marquez mengendarai motor RC213V (Foto: Honda Racing Corporation)

AALST – Tudingan motor RC213V milik Honda dibangun untuk Marc Marquez akhirnya dibenarkan oleh Takeo Yokoyama. Direktur Teknis Honda Racing Corporation (HRC) itu mengakui kalau motornya dibangun sesuai referensi dari The Baby Alien.

Sebagaimana diketahui, motor RC213V kerap disebut sulit ditaklukkan oleh pembalap lain kecuali Marc Marquez. Pendapat itu didukung dengan data kemenangan atau podium yang diraih oleh penunggang motor Honda.

Baca juga: Hari Ini Honda Luncurkan Motor Baru Sekaligus Perkenalan Marc Marquez dan Espargaro

Sejak dua tahun terakhir, tidak ada pembalap Honda lain yang mampu memenangi balapan selain Marc Marquez. Sekadar naik podium saja sudah cukup sulit. Pada MotoGP 2019, Cal Crutchlow masih bisa menyumbang dua podium.

Marc Marquez memacu motor RC213V

Capaian paling buruk dirasakan HRC pada MotoGP 2020. Cederanya Marc Marquez membuat Honda harus puasa kemenangan pada musim lalu. Catatan terbaik mereka hanya dua kali podium yang diraih Alex Marquez (Repsol Honda).

Baca juga: MotoGP Butuh Marc Marquez

Berbagai data itu semakin menguatkan anggapan motor RC213V memang spesial dibangun untuk seorang Marc Marquez. Buktinya saja, ketika pembalap berusia 28 tahun itu absen panjang, HRC gagal memenangkan balapan.

Setelah berulang kali membantah, Takeo Yokoyama akhirnya mengakui motor RC213V memang dibangun atas permintaan Marc Marquez. Kebijakan itu sudah sesuai dengan riwayat dan filosofi HRC selama ini.

“Dari segi sejarah, ketika kami memiliki seorang juara dunia yang luar biasa, filosofi kami adalah membuat motor semakin cocok dengan orang itu,” papar Takeo Yokoyama, sebagaima disadur dari Tutto Motori Web, Senin (22/2/2021).

“Ketika kami kehilangan referensi kami, akhirnya kami harus memperbarui pekerjaan karena pembalap lain memiliki gaya yang berbeda,” imbuh pria asal Jepang itu.

Motor RC213V (Foto: Box Repsol)

Sebetulnya, apa yang dilakukan HRC tidak salah. Pengembangan motor memang biasanya disesuaikan dengan permintaan pembalap dengan hasil terbaik. Apa yang dilakukan HRC sebetulnya juga terjadi pada pabrikan lain.

Hanya saja, kemampuan seorang Marc Marquez untuk menjinakkan kuda besi HRC memang luar biasa. Seorang Takaaki Nakagami saja terang-terangan mengaku meniru apa yang dilakukan Marquez demi beradaptasi dengan RC213V.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini