Timnya Segera Diakusisi Valentino Rossi, Pemilik Avintia Enggan Berbagi Saran

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 38 2356818 timnya-segera-diakusisi-valentino-rossi-pemilik-avintia-enggan-berbagi-saran-WxJRhVJdjD.jpg Valentino Rossi bersantai (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

ANDORRA – Ambisi Valentino Rossi mengibarkan bendera Tim VR46 di kelas MotoGP tinggal selangkah lagi terwujud. Pemilik Tim Avintia Ducati, Ruben Xaus, tidak masalah jika jatahnya diambil VR46 kelak. Ia yakin The Doctor tidak butuh nasihat apa pun sebagai pemilik tim baru.

Sekadar informasi, kontrak Tim Avintia (Esponsorama) bersama Ducati dan Dorna Sports akan habis pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Muncul spekulasi, slot kosong itu nantinya akan diisi oleh Tim VR46 bentukan Valentino Rossi mulai 2022.

Baca juga: Status Tim Balap Valentino Rossi Diumumkan Mei 2020

Sinyal itu semakin kuat dengan bergabungnya Luca Marini ke Avintia Ducati yang notabene adalah adik tiri dari Valentino Rossi. Pembalap berusia 23 tahun itu bahkan akan mengaspal dengan livery warna hitam khas VR46 pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.

Luca Marini diperkenalkan Avintia (Foto: Twitter/@SkyRacingTeam)

Corak di motor milik Luca Marini itu akan berbeda dengan rekan setimnya, Enea Bastianini. Ruben Xaus menerangkan, perbedaan itu sudah sesuai dengan kesepakatan yang dijalin bersama VR46. Mengingat proses akuisisi mungkin selesai dalam waktu dekat, dirinya enggan berbagi pengalaman kepada Rossi.

Baca juga: Kelanjutan Karier Valentino Rossi di MotoGP Ditentukan Usai Balapan di 6-7 Seri

“Tidak. Saya tidak perlu memberi saran apa pun kepada Valentino Rossi. Justru dia bisa memberi banyak saran kepada saya,” papar Ruben Xaus, dikutip dari Corse di Moto, Jumat (5/2/2021).

“Dia adalah seorang juara dunia paling banyak dalam sejarah balap motor modern. Dia pasti sadar cepat atau lambat kariernya akan tamat. Yang pasti, tidak mudah mengelola sebuah tim selama 365 hari dalam setahun,” imbuh pria asal Spanyol itu.

Soal bagaimana membentuk dan mengelola tim, Valentino Rossi perlu memperhatikan ucapan bosnya saat ini, Razlan Razali. Sesuai penuturan pria asal Malaysia itu, ada beberapa aspek yang mungkin saja menghambat keinginan pembalap berusia 41 tahun tersebut.

“Pada akhirnya, membentuk tim di MotoGP membutuhkan lebih banyak aspek ketimbang Moto2 dan Moto3. Operasional yang lebih besar, biaya yang lebih tinggi, dan kemampuan menarik sponsor,” urai Razlan Razali, disitat dari Crash.

Tim Sky VR46 berlaga di Moto2 2020

Ya, Valentino Rossi saat ini memang sudah memiliki tim yang berlaga di ajang Moto2 dan Moto3. Andai sukses menghadirkan VR46 ke kelas MotoGP, Valentino Rossi bukan tidak mungkin akan mengakhiri kariernya di dunia balap dan fokus mengembangkan tim.

Namun, tidak menutup kemungkinan pula Valentino Rossi melanjutkan karier balapnya bersama tim VR46 di kelas premier. Patut dinanti bagaimana akhir dari spekulasi akuisisi tersebut. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini