Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peraturan dalam Lempar Lembing, Apa Saja?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |16:04 WIB
Peraturan dalam Lempar Lembing, Apa Saja?
Atlet lempar lembing ternama, Julius Yego (Foto: Tokyo Olympic)
A
A
A

Selain lima aturan tersebut, terdapat beberapa aturan tambahan. Berikut aturan-aturan tersebut seperti dimuat Sports Rec:

1. Jika jumlah peserta mencapai lebih dari delapan orang, maka masing-masing mendapat tiga kali percobaan. Jika jumlahnya lebih sedikit, masing-masing mendapat enam percobaan melempar.

2. Pemenang ditentukan dari jarak lemparan. Jika ada hasil seri, maka atlet dengan jarak lemparan terbaik, dinyatakan sebagai pemenang.

3. Lembing yang dilempar harus meninggalkan jejak pada tanah. Wasit akan mengukur jarak lemparan dari titik atau garis lemparan.

Atlet bersiap melempar lembing (Foto: World Olympics)

4. Setelah atlet melakukan lemparan, wasit akan meletakkan bendera putih untuk lemparan yang sah atau bendera merah untuk pelanggaran.

5. Jika kaki atlet melewati titik atau garis lemparan, maka dianggap pelanggaran.

6. Atlet tidak boleh membelakangi lapangan ketika melakukan lemparan.

7. Lembing harus dilempar dengan menggunakan satu tangan, dan arah lemparan harus ke atas.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement