ARIZONA – Pegolf cantik asal Arizona, Amerika Serikat, Paige Spiranac sedang kesal. Musababnya, dia menilai pertarungan antara mantan juara dunia kesal berat tinju, Floyd Mayweather vs Youtuber Logan Paul hanya jadi ajang perebutan uang.
Mayweather akan kembali ke ring tinju untuk melawan YouTuber Logan Paul dalam ajang ekshibisi. Pertarungan akan berlangsung pada 20 Februari 2020.

Pertarungan dipastikan tidak akan seimbang. Mayweather memiliki catatan rekor gemilang dengan 50 menang dan tak terkalahkan. Sedangkan, lawannya hanya seorang pemuda 25 tahun, yan beraktivitas sebagai YouTuber dan petinju amatir.
Baca juga: Ikut Komentari Duel Mike Tyson vs Roy Jones Jr, Mayweather: Ini Sangat Menarik!
Sejumlah pihak merasa jengkel dengan ajang ini meski hanya pertarungan ekshibisi. Salah satunya Paige Spiranac.
Melalui podcast-nya, pegolf berusia 27 tahun itu menilai bahwa pertarungan antara Floyd Mayweather vs Youtuber Logan Paul, hanya mencari sensasi dengan kepentingan bisnis. Dia juga mengecam orang-orang yang berencana menyaksikan laga tersebut.
"Ini adalah perebutan uang, akan ada begitu banyak uang yang dikeluarkan untuk pertarungan itu. Sungguh gila bahwa orang benar-benar ingin melihat ini terjadi,” ujarnya mengutip The Sun.
"Tidak masuk akal melihat seseorang dengan pengikut YouTube atau pengikut sosial dapat mewujudkannya.
"Ini hanya menunjukkan betapa kuatnya demografis muda yang ingin dicapai semua orang saat ini dan fakta bahwa orang-orang membicarakannya sangat mengejutkan saya,” tuturnya.
Spiranac juga mengklaim dia dikirimi mendapat ancaman pembunuhan oleh penggemar Paul. Ancaman itu didapatnya setelah dia memberikan ceramah tentang anti-intimidasi pada 2018.

Ceramah Spiranacdatang setelah Paul merekam dirinya sendiri tertawa bersama teman-temannya mengenai tubuh yang mereka rekam tergantun di pohon di Jepang. Diduga tubuh-tubuh tersebut merupakan mayat seseorang yang melakukan bunuh diri di salah satu hutan di negeri Sakura tersebut.
"Saya melakukan ceramah anti-intimidasi di sekolah dan itu tepat setelah Logan Paul merekam seorang pria yang melakukan bunuh diri di hutan ini,” ujarnya.
"Saya berkata 'Jika Anda memiliki banyak pengikut dari pemirsa yang berusia muda, Anda harus berhati-hati dengan konten yang Anda tayangkan.’”
"Dan saya pikir dia seharusnya mendapat hukuman dari YouTube atau sponsornya atau ada bentuk konsekuensi yang lebih besar dari yang dia dapatkan daripada hanya permintaan maaf.”
"Dan aku akhirnya menerima ancaman kematian oleh semua anak di sekolah menengah itu, bahwa mereka membela Logan Paul dan sejak itu aku membencinya,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)