Demi Peluang Juara Dunia, Quartararo Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 38 2300046 demi-peluang-juara-dunia-quartararo-batasi-aktivitas-di-luar-rumah-Wo7LZDzwaI.jpg Fabio Quartararo berpose di Andorra (Foto: Twitter/@FabioQ20)

ALCANIZ – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, berjanji untuk tetap berada di rumah hingga pekan balapan MotoGP Eropa 2020 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Selain berlatih, dirinya akan membatasi aktivitas di luar rumah agar tidak terpapar Covid-19.

Paddock MotoGP tidak terhindar dari paparan virus Corona. Salah satu contohnya adalah Valentino Rossi yang dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Oktober 2020. Pembalap asal Italia itu lantas absen pada dua seri balapan di Sirkuit Motorland Aragon.

Tidak balapan pada dua seri beruntun menyebabkan peluang juara Valentino Rossi musnah. Ia kini tertinggal 79 angka dari Joan Mir dengan tiga seri tersisa. Fabio Quartararo tentu menyadari betul risiko terhadap peluangnya menjadi juara dunia jika terpapar Covid-19.

Baca juga: Quartararo Merasa Kehilangan Segalanya di MotoGP Teruel 2020

Fabio Quartararo melaju di Sirkuit Motorland Aragon (Foto: MotoGP)

Saat ini, El Diablo mengoleksi 123 poin atau terpaut hanya 14 angka dari Joan Mir. Andai absen pada dua balapan beruntun di Valencia pada 8 dan 15 November 2020, maka Fabio Quartararo harus memendam impian. Untuk itu, ia akan membatasi aktivitas di luar rumah.

“Ketika saya berada di rumah, saya lebih merasa gugup ketimbang saat balapan. Anda bisa berlatih di rumah dan mempersiapkan diri, tetapi sampai hasil tes menyatakan negatif, Anda tidak akan bisa tenang,” ujar Fabio Quartararo, dikutip dari Corse di Moto, Selasa (27/10/2020).

“Setelah balapan ini, saya akan berada di rumah saja sampai Valencia. Selain latihan, saya tidak akan melakukan apa-apa. Saat ini, situasinya sangat sulit buat semua orang,” imbuh pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Lazimnya, para pembalap memang pulang ke kediaman masing-masing usai balapan. Meski berkebangsaan Prancis, Fabio Quartararo memilih tinggal di Andorra. Negara yang terletak di perbatasan antara Spanyol dan Prancis itu memang menjadi tempat tinggal sejumlah pembalap MotoGP.

Kepulangan para pembalap ke rumah usai lomba memunculkan kekhawatiran tersendiri dari IRTA dan Dorna Sports. Berkaca pada kasus Valentino Rossi, semua pembalap diminta untuk tidak pulang ke rumah jika ada dua balapan dengan jeda waktu sepekan.

“Kami sangat marah karena beberapa pembalap memilih pulang ke rumah di antara dua pekan balapan di Aragon. Sesuai protokol untuk dua balapan beruntun, kami meminta Anda untuk menetap di gelembung, yaitu sirkuit dan hotel,” ujar CEO IRTA Mike Trimby, dikutip dari Tutto Motori Web.

Paddock MotoGP memiliki risiko penyebaran virus yang minimal, dibandingkan hidup di luar sana. Ada indikasi kuat (para pembalap) tertular di luar kompetisi,” sambung pria berkebangsaan Inggris tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini