Quartararo Merasa Kehilangan Segalanya di MotoGP Teruel 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 38 2299908 quartararo-merasa-kehilangan-segalanya-di-motogp-teruel-2020-63oHAMi4r9.jpg Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

ARAGON – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa kehilangan segalanya saat mentas di MotoGP Teruel 2020. Merasa tak nyaman dengan kondisi motornya, Quartararo pun gagal menuai hasil manis.

Pembalap asal Prancis itu hanya bisa mengakhiri balapan di urutan kedelapan dalam MotoGP Teruel 2020. Quartararo mencatatkan waktu yang terpaut 14,720 detik dengan Franco Morbidelli yang keluar sebagai pemenang.

Fabio Quartararo

Mendapati hasil ini, Quartararo tentu saja merasa kecewa. Sebab, ia punya harapan besar untuk membalaskan hasil minor dari balapan sebelumnya yang juga digelar di Sirkuit Aragon, Spanyol.

BACA JUGA: Soal Hasil di MotoGP Teruel, Vinales Sudah Senang Finis di Depan Quartararo

Dalam balapan seri ke-10 MotoGP 2020 itu, Quartararo diketahui hanya finis di urutan ke-18. Dengan hasil ini, El Diablo -julukan Quartararo- tak bisa mendulang satu pun poin.

Sayangnya, harapan Quartararo untuk membayar kegagalannya tak bisa tercapai. Kondisi ini sangat disayangkan oleh pembalap asal Prancis itu karena dirinya diketahui tengah bertarung memperebutkan gelar juara saat ini.

Karena itu, Quartararo pun meluapkan kekecewaannya usai balapan rampung digelar. Ia kini bertekad kuat untuk menebus hasil tersebut di balapan berikutnya yang bertajuk MotoGP Eropa 2020.

“Saya tidak senang karena kami menemukan sesuatu yang positif saat pemanasan. Saya kehilangan segalanya dalam balapan, perasaan di depan, perasaan di belakang, saya tidak punya pegangan, sangat aneh,” ujar Quartararo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (26/10/2020).

“Dan saya tidak tahu mengapa. Itu tidak mudah, saya tersandung setiap hari selama dua minggu,” lanjutnya.

“Sekarang, kami harus fokus ke Valencia, yang jelas merupakan trek yang lebih baik bagi kami karena ban tidak terlalu stres di sana. Saya akan cepat dan konstan di sana, tidak seperti di Aragon,” tukas Quartararo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini