Tak Hanya Lorenzo, Suppo Juga Bicara soal Panasnya Rivalitas Rossi dan Marquez

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 38 2294153 tak-hanya-lorenzo-suppo-juga-bicara-soal-panasnya-rivalitas-rossi-dan-marquez-ioUXpEoPTT.jpg Valentino Rossi dan Marc Marquez. (Foto: MotoGP)

NAMA Valentino Rossi dan Marc Marquez tentu saja sudah tak asing lagi di telinga para pencinta MotoGP. Keduanya selalu berhasil menarik perhatian luas, terlebih karena kerap kali terlibat persaingan ketat dalam balapan.

Rossi dan Marquez memang dikenal terikat dalam rivalitas yang begitu panas. Alhasil, keduanya kerap kali tak bisa menahan emosinya saat berada di atas sirkuit hingga akhirnya berujung terjadinya sejumlah insiden yang mencengangkan.

Marc Marquez dan Valentino Rossi

Salah satunya terjadi dalam balapan MotoGP Malaysia 2015. Kala itu, persaingan panas Rossi dan Marquez terlihat begitu jelas. Sengitnya persaingan membuat keduanya akhirnya terlibat insiden.

BACA JUGA: Lorenzo Bongkar Pemicu Hubungan Buruk Valentino Rossi dan Marc Marquez

Dua nama besar di MotoGP ini terlihat bersenggolan di tengah balapan. Marquez pun jatuh dan gagal menyentuh garis finis di Sirkuit Sepang, Malaysia. Sementara Rossi, ia menempati posisi ketiga di belakang rekan setimnya, yakni Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa (Honda).

Bagi eks manajer tim Honda, Livio Suppo, insiden di MotoGP Malaysia 2020 menunjukkan betul panasnya rivalitas antara Rossi dan Marquez. Suppo sendiri masih punya ingatan kuat soal kejadian di sana.

Suppo mengatakan bahwa usai insiden itu terjadi, hubungan panas antara Marquez dan Rossi tetap terlihat. Marquez bahkan diteriaki oleh teman-teman Rossi usai balapan rampung. Teman-teman The Doctor -julukan Rossi- bahkan masuk ke garasi Honda untuk menyalahkan Marquez atas insiden tersebut.

Tak tinggal diam melihat kondisi ini, Suppo langsung menemani Marquez ke Race Direction untuk melaporkan insiden dalam balapan. Marquez pun bertemu dengan Rossi untuk pertama kalinya setelah insiden di ruang Race Direction.

“Perlombaan itu benar-benar menarik karena pertempuran antara Marquez dan Valentino (Rossi) sangat intens, tetapi berakhir terlalu cepat,” ujar Suppo, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (15/10/2020).

Marc Marquez dan Valentino Rossi

“Kesan pertama setelah kontak adalah Valentino sedang mencarinya, dia menatap Marc dan meregangkan kaki ke garis sampai tidak menyisakan ruang. Ketika Marc kembali ke garasi, itu adalah sebuah drama nyata,” lanjutnya.

“Ada banyak kebingungan karena beberapa teman Valentino menjadi sangat agresif dengannya dan memasuki garasi untuk berteriak dan menyalahkannya atas apa yang terjadi,” jelas Suppo.

“Kemudian kami harus pergi ke Race Direction dan itu adalah pertama kalinya Marc dan Vale bertemu setelah kecelakaan itu. Mudah untuk melupakan bahwa Marquez baru berusia 22 tahun ketika semua orang berbalik menentangnya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini