Terancam Tanpa Tim Satelit, Yamaha Hanya Berani Kontrak Rossi Setahun

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286761 terancam-tanpa-tim-satelit-yamaha-hanya-berani-kontrak-rossi-setahun-8zLllBHDdL.jpg Lin Jarvis bersama Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

BARCELONA – Direktur Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, mengungkap sebuah fakta mengejutkan. Yamaha hanya memiliki kontrak dengan Dorna Sports selaku promotor MotoGP hingga 2022. Kontrak Yamaha sendiri hanya sampai 2021 dengan Petronas. Karena itu, Valentino Rossi hanya dikontrak selama setahun.

Seperti diketahui, Valentino Rossi resmi dikontrak oleh Petronas Yamaha SRT untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Durasi kontrak itu tidak biasa karena The Doctor umumnya ditawari kerja sama minimal dua tahun.

Pada pengumuman di sela-sela MotoGP Catalunya 2020 akhir pekan lalu, Lin Jarvis mengungkap kondisi sebenarnya yang dialami Yamaha. Pabrikan asal Jepang itu masih belum sepakat dengan kontrak baru bersama Dorna Sports. Kerja sama saat ini hanya sampai pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

Baca juga: Kontrak Rossi Dibahas hingga Larut Malam di Tavullia

Valentino Rossi bersiap masuk lintasan (Foto: Yamaha MotoGP)

Hal itu berdampak pada kontrak yang ditawarkan Yamaha ke Petronas SRT saat dibentuk pada 2018. Kedua pihak sepakat bekerja sama hingga Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Karena itu, Yamaha tidak bisa memberi perpanjangan kontrak lebih lama kepada Valentino Rossi.

“Seperti saya katakan, saya tidak punya keraguan kami akan tetap membalap pada 2022-2026. Karena itu, kami bisa dengan mudah mengumumkan pembalap untuk tim pabrikan,” ujar Lin Jarvis, sebagaimana dikutip dari Motorsport Total, Kamis (1/10/2020).

“Namun, kami tidak bisa mengonfirmasi pembalap ketiga jika tidak memiliki tim satelit. Hanya saat itu lah, Anda bisa mengonfirmasinya dalam kontrak,” sambung pria asal Inggris itu.

Selain itu, Lin Jarvis membeberkan Valentino Rossi punya kebijakan untuk memperpanjang kontrak dengan melihat performanya lebih dulu. Karena itu, kemungkinan memperpanjang kontrak baru bisa dilakukan setidaknya pada pertengahan musim depan.

“Valentino juga ingin menilai lebih dulu apakah dia kompetitif setiap tahun. Dia ingin menunggu beberapa balapan musim ini, kemudian menilai segala situasinya,” lanjut Lin Jarvis.

“Sangat jelas dalam kontrak kerja sama kami, semua pihak berkeinginan untuk memperpanjang kontrak pada pertengahan musim depan,” tukas pria berusia 62 tahun tersebut.

Yamaha memang sudah mengontrak Maverick Vinales dan Fabio Quartararo hingga Kejuaraan Dunia MotoGP 2022. Karena itu, andai Valentino Rossi ingin terus membalap lebih dari 2021, paling tidak ia harus rela membalap di tim satelit. Kondisi itu tidak memungkinkan jika Yamaha tidak lagi memiliki tim kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini