Kontrak Rossi Dibahas hingga Larut Malam di Tavullia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286619 kontrak-rossi-dibahas-hingga-larut-malam-di-tavullia-uPXAW7Lo0a.jpg Valentino Rossi diikat dengan kontrak setahun (Foto: MotoGP)

BARCELONA – Pengorbanan besar dilakukan CEO Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, demi mengikat Valentino Rossi. Pria asal Malaysia itu rela mengunjungi Tavullia usai MotoGP Emilia Romagna 2020, 20 September lalu. Bahkan, negosiasi kontrak berlangsung hingga larut malam di Tavulla.

Sebagaimana diketahui, Valentino Rossi resmi bergabung dengan Petronas Yamaha SRT pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Sebetulnya, rumor bergabungnya The Doctor dengan tim asal Malaysia itu sudah berhembus sejak Februari 2020.

Hal itu tidak terlepas dari keberanian Yamaha MotoGP menggaet Fabio Quartararo ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha untuk MotoGP 2021 dan 2022. Kursi yang ditinggalkan El Diablo disebut-sebut bakal diisi Valentino Rossi dengan dukungan penuh Yamaha MotoGP.

Baca juga: Tak Perlu Cemas, Valentino Rossi Masih Berpeluang Raih Podium Ke-200 di MotoGP

Valentino Rossi sepakat gabung Petronas Yamaha SRT (Foto: Twitter/@YamahaMotoGP)

Ternyata, negosiasi untuk kontrak baru itu berjalan alot. Sebab, negosiasi melibatkan tiga pihak, yakni Valentino Rossi, Yamaha MotoGP, dan Petronas Yamaha SRT. Pengorbanan besar pun harus dilakukan oleh Razlan Razali yang rela mengunjungi Tavullia usai GP Emilia Romagna.

“Setelah Misano 2 (GP Emilia Romagna), kami bekerja hingga larut malam dan akhirnya selesai. Kontraknya sungguh panjang, empat kali lebih besar dari pembalap lain!” ujar Razlan Razali, seperti dimuat Corse di Moto, Kamis (1/10/2020).

“Akan tetapi, kami tidak mengikat kontrak dengan Valentino. Kami mengikat kontrak dengan Yamaha. Ini adalah situasi yang rumit, tetapi bukan alasan mengapa tertunda,” imbuh pria berusia 46 tahun tersebut.

Pengorbanan tersebut berbuah manis karena Valentino Rossi sepakat bergabung dengan tim yang baru ikut MotoGP pada 2019 itu. Razlan Razali berterima kasih karena pembalap juara dunia MotoGP tujuh kali itu mau bergabung dengan Petronas Yamaha.

“Kami sangat bahagia memilikinya di tim. Dia adalah pembalap yang diinginkan semua tim. Kami ingin Valentino menjadi kompetitif dan sungguh mengapresiasi kepercayaan yang besar kepada tim ini,” tukas Razlan Razali.

Terkait kendala mengapa negosiasi kontrak begitu lama, Razlan Razali mengungkapkan dua faktor utama. Pertama adalah negosiasi terkait image rights. Petronas Yamaha SRT mesti mengecek kepada semua mitra sponsor apakah mungkin menggunakan Valentino Rossi sebagai duta produk.

Faktor kedua terkait dengan komposisi teknisi. Petronas Yamaha SRT kukuh mempertahankan komposisi mekanik saat ini. Sementara itu, Valentino Rossi ingin membawa sejumlah personel kunci seperti David Munoz, Alex Briggs, dan Brent Stephens.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini