Prihatin dengan Situasi Sulit Marquez, Rossi Ceritakan Momen Cederanya

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 38 2269336 prihatin-dengan-situasi-sulit-marquez-rossi-ceritakan-momen-cederanya-Af4jMmFJ1K.jpg Marc Marquez dan Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

LESMO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ikut berbicara mengenai situasi yang menimpa Marc Marquez (Repsol Honda) di MotoGP 2020. Rider Spanyol itu dijadwalkan baru kembali ke lintasan sekitar tiga bulan ke depan.

Seperti diketahui, cedera lengan yang diderita Marquez sepertinya cukup serius sehingga membuatnya absen lebih lama untuk masa pemulihan. Hal ini diketahi lewat pernyataan dari laman resmi Repsol Honda.

Rossi paham betul situasi ini bukan hal mudah bagi Marquez. Kembali dari cedera panjang dipastikan membuatnya bakal mengalami kendala untuk kembali menemukan ritme terbaik di atas motor RC213V milik Honda.

Cedera Marquez sendiri berawal dari insiden yang dialaminya saat mengaspal di seri perdana MotoGP 2020. Meski sudah sempat mendapat penanganan, Marquez justru mengalami masalah lain pada kondisi lengan kanannya.

Baca juga: Ada Sosok Wanita di Balik Alasan Marquez Putuskan Fokus Jalani Pemulihan

Melihat pada situasi yang menimpa Marquez, Rossi pun mengaku ikut prihatin. Tidak hanya itu, sebagai pembalap yang lebih senior dia juga membagikan momennya saat mengalami cedera.

"Tentu saja membuat frustrasi, pada tahun 2010 saya berhasil menang pada balapan pertama di Qatar," ujar Rossi, seperti dilansir dari laman Motorsport, Sabtu (29/8/2020)

“Kemenangan itu membuat saya sepertinya bisa bersaing dengan Jorge Lorenzo untuk gelar juara dunia, tapi kemudian saya mengalami cedera bahu saat latihan motocross," kata dia lagi.

Tidak hanya itu, pembalap berusia 41 tahun tersebut merasa cedera yang pernah dia alami tersebut juga memberi dampak terhadap performanya saat berada di atas motor. Ia mengaku sulit menghilangkan trauma akibat cedera tersebut.

"Hal itu banyak memengaruhi saya ketika berada di atas motor, saya harus sering memakai peredam sakit dan situasinya sangat kritis," tutur Rossi menjelaskan.

"Sejak saat itu, saya hanya memikirkan kesembuhan saya karena saya tahu semuanya sudah berakhir, jadi saya berusaha untuk tetap tenang dan pulang dari rumah sakit secepat mungkin," kata Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini