F1 GP Belgia 2020, Ambisi Mercedes Hentikan Puasa Kemenangan di Sirkuit Spa

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 37 2268461 f1-gp-belgia-2020-ambisi-mercedes-hentikan-puasa-kemenangan-di-sirkuit-spa-F96C97uOFH.jpg Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/@mercedesamgf1)

STAVELOT – Bos Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, menatap optimis balapan Formula One (F1) Grand Prix (GP) Belgia 2020. Hal ini dirasakan Wolff, meski timnya belum menang dalam dua musim terakhir saat menjalani balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia.

Mercedes memang belum merasakan kemenangan di F1 GP Belgia sejak terakhir 2017. Pada 2018, pencapaian terbaiknya hanyalah bertengger di posisi kedua yang dicapai lewat penampilan Lewis Hamilton.

F1 GP Belgia 2019

Begitu juga pada musim lalu. Hamilton yang tampil apik gagal mengalahkan pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, yang keluar sebagai pemenang di F1 GP Belgia 2019.

BACA JUGA: Jadwal F1 GP Belgia 2020, Hamilton Kian Kukuh di Puncak Klasemen?

Meski begitu, Wolff tetap optimis bisa menuai hasil manis dalam balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps pada musim ini. Sebab, Mercedes dinilai telah menunjukkan kinerja apik, terlebih saat mentas di F1 GP Spanyol 2020.

"Kami benar-benar melihat pola pikir tim kami menjadi nyata di Spanyol. Setelah berjuang di Silverstone, kami menganalisis masalah kami dan mencoba mengambil kesimpulan yang tepat hanya dalam beberapa hari," ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari laman resmi Mercedes, Kamis (27/8/2020).

"Setelah libur akhir pekan, kami sekarang memulai lagi. Balapan berikutnya membawa kami ke Spa di mana kami belum pernah menang sejak 2017, jadi rasanya ada urusan yang belum selesai saat kami menuju ke Belgia,” lanjutnya.

"Ini adalah trek ikonik dan salah satu favorit para penggemar, tetapi menemukan set-up yang tepat bisa jadi sulit karena berbagai karakteristik. Di satu sisi, Anda ingin sesedikit mungkin menyeret pada lintasan lurus yang panjang. Di sisi lain, Anda memerlukan tingkat gaya tekan tertentu agar cepat melewati tikungan,” tukas Wolff.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini