SPIELBERG – Insiden horor yang menimpa Franco Morbidelli dan Johann Zarco di Sirkuit Red Bull Ring pada balapan MotoGP Austria 2020 telah membuat banyak rider meminta untuk mengubah bentuk dari lintasan tersebut. Terutama di tikungan ketiga yang menjadi tempat kecelakaan Morbidelli dan Zarco terjadi.
Menurut para pembalap MotoGP, tikungan ketiga Sirkuit Red Bull Ring terlalu berbahaya dan harus diubah. Tentunya pihak Sirkuit Red Bull Ring tak bisa berbuat banyak atas permintaan para pembalap itu, sebab balapan seri kelima MotoGP 2020 akan berlangsung di lokasi tersebut.
Pihak Sirkuit Red Bull Ring hanya memiliki waktu sepekan untuk mempersiapkan lintasan mereka sebaik mungkin usai GP Austria ke GP Styria dan mengubah bentuk tikungan ketiga jelas bukanlah opsi yang bisa mereka ambil. Jadi, Pihak MotoGP dan Sirkuit Red Bull Ring pun mencoba solusi lain.
Baca Juga: Hasil Sesi Latihan Bebas 3 MotoGP Styria 2020, Joan Mir Tampil Tercepat

Salah satu solusi yang bisa diambil adalah dengan menambahkan dinding pelindung di area tikungan ketiga. Kali ini dinding pelindung diperpanjang sampai agak mendekati lintasan. Hal itu dimaksudkan agar tak ada motor yang dapat memotong jalur pembalap ketika sedang memasuki tikungan ketiga tersebut.
Akan tetapi, menurut pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi perubahan itu tidak terlalu banyak membantu keselamatan para rider. Ia merasa penambahan dinding pembatas masih belum aman jika berkaca dengan insiden Zarco dan Morbidelli pada pekan lalu.
Pada kecelakaan itu terjadi, Rossi dan rekan setimnya, Maverick Vinales, hampir saja menjadi korban kecelakaan maut itu karena motor Zarco dan Morbidelli terbang dan memotong laju kedua pembalap Yamaha tersebut yang sedang masuk di tikungan ketiga. Beruntung Rossi dan Vinales selamat dari insiden horor tersebut.