Menurutnya, izin tersebut adalah sebuah kesalahan besar. Sebab, setelah dua putaran dengan motornya, Marc Marquez merasa kebas pada tangan kanan. Itu menimbulkan risiko besar bagi keselamatan sang pembalap juga koleganya di lintasan.
“Itu adalah tanda orang-orang tidak berpendidikan. Dalam biologi, tidak ada fenomena. Semuanya butuh waktu yang kurang lebih sama dengan semua orang,” sambung sang dokter.
Selama menjalani masa pemulihan, Marc Marquez terlihat melakukan latihan beban guna menguji kekuatan lengan kanannya. Ternyata, latihan tersebut justru memperburuk cedera. Ia harus menjalani operasi kedua karena pelat titanium di tangannya mengalami tekanan berat.
Pembalap berpaspor Spanyol itu langsung menjalani operasi bedah kedua untuk mengganti pelat titanium. Alih-alih bugar untuk MotoGP Republik Ceko 2020, ternyata dirinya harus absen, bahkan bisa diperpanjang hingga seri berikutnya di Austria, 16 Agustus mendatang.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.