Atlet Rugby Selandia Baru Ini Ungkap Cara Menjaga Keimanannya sebagai Muslim

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 43 2255451 atlet-rugby-selandia-baru-ini-ungkap-cara-menjaga-keimanannya-sebagai-muslim-8Uo2hwXKK8.jpg Sonny Bull Williams (Foto: Zimbio)

WELLINGTON – Atlet rugby asal Selandia Baru, Sonny Bill Williams, memberikan pengalamannya menjalani hidup seorang Mualaf di negara yang beragama mayoritas bukan Islam. Williams mengaku sangat terbantu oleh orang-orang sekitarnya agar bisa tetap menjaga keimanannya sebagai seorang Muslim.

Williams sendiri memutuskan untuk menjadi seorang Mualaf pada 2008. Willams mengaku sangat tertarik dengan ajaran agama Islam yang sangat mengedepankan arti saling berbagi terhadap sesama manusia.

Sejak saat itu, Williams sendiri menjalani hari-harinya sebagai seorang Mualaf di Selandia Baru. Perjalanan hidup Williams sebagai seorang Muslim di negara yang mayoritas tak beragama Islam pun diakuinya dengan cukup mudah.

Sonny Bill Willams

Pasalnya, Williams merasa bahwa orang-orang di sekitarnya sangat menghormati keputusannya untuk memeluk agama Islam. Bahkan koki tim yang pada saat ini dibelanya, yakni Sydney Roosters, sampai-sampai rela memasak dua jenis makanan (Halal dan non-Halal) demi Williams bisa terus menjalani ajaran agamanya.

Williams juga secara teratur melaksanakan Sholat Jumat di sebuah masjid di daerah Christchurch. Loyalitas Williams sebagai seorang beragama Islam sendiri diakui komunitas Muslim setempat, dan dapat pujian dari Wakil Presiden Federasi Asosiasi Muslim Selandia Baru, Javed Khan.

Baca Juga: Putuskan Jadi Mualaf, Eks Atlet American Football Ini Akui Terinspirasi oleh Mike Tyson

“Saya merasa sangat senang dengan perlakuan orang-orang di sekitar saya, meski saya memiliki agama yang berbeda dengan mereka. Saya bersyukur hal tersebut tak mengubah pandangan orang kepada saya,” ucap Williams, seperti dikutip dari New Zealand Herald, Sabtu (1/8/2020).

Semenjak memutuskan memeluk agama Islam, Williams memang menunjukkan perubahan sikap yang signifikan. Kini, Williams sudah jauh dari berita-berita kontroversi yang sempat mewarnai kehidupannya sebelum menjadi seorang Mualaf.

“Terlebih, saya masih merasa orang yang sama seperti sebelumnya, tetapi saat ini saya merasa puas dan bahagia hingga tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata,” tuntas atlet berusia 34 tahun tersebut.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini