“Quartararo akan memiliki pilihan pertama karena dia akan bergabung dengan tim pabrikan. Saya tidak punya banyak kekuatan untuk mengambil keputusan,” lanjut pembalap yang telah menjadi ikon MotoGP tersebut.
Rossi sendiri bukannya tidak senang bergabung dengan Petronas Yamaha SRT. Sebab, ia telah memikirkan secara matang sebelum membuat keputusan ini.
Rossi memikirkannya selama lockdown akibat pandemi Corona (Covid-19). Pada saat itu, Rossi hanya menghabiskan waktunya di rumah dan tidak disibukkan dengan kegiatan balapan. Maka dari itu, ia bisa memikirkan persoalan ini dengan fokus.
“Itu adalah waktu yang menarik di mana saya memahami banyak hal. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berada di rumah tanpa balapan begitu lama. Jadi saya membuat keputusan lebih riang. Saya ingin mencobanya lagi, saya akan melanjutkan,” tegas Rossi.
(Ramdani Bur)