Curhat CEO Dorna soal Jadwal MotoGP 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 38 2245341 curhat-ceo-dorna-soal-jadwal-motogp-2020-di-tengah-pandemi-covid-19-ZfMCjvwi8d.jpg Carmelo Ezpeleta (Foto: Autosport)

MADRID – CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan keluh kesahnya dalam mengatur situasi dan keadaan MotoGP 2020 akibat pandemi Covid-19. Ia tak menyangkal telah melakukan banyak pengorbanan demi menyelamatkan MotoGP musim ini.

Pandemi Covid-19 telah mengubah seluruh kompetisi MotoGP musim ini. Seperti kita ketahui, format baru dihadirkan termasuk melangsungkan balapan ganda, tidak ada penonton, dan bahkan pariwisata harus terenggut akibat situasi ini.

Para Pembalap MotoGP

Saat ini kalender MotoGP 2020 hanya ada 13 seri balapan, dengan diantaranya terdapat lima balapan ganda. Meski begitu, ada seri balapan yang masih tertunda seperti Thailand, Malaysia, dan Argentina. Sementara Amerika Serikat telah dipastikan batal.

Laporan terbaru, Argentina pun sedang berada diambang batas dan siap mengikuti jejak Amerika Serikat. Sementara Malaysia masih berada dalam kondisi yang belum aman dan situasi ini membuat Dorna semakin terhimpit. Terlebih mereka berjanji untuk mengumumkan nasib MotoGP di luar Eropa paling lambat 31 Juli.

Baca juga Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Jumlah Seri MotoGP Tetap Dikurangi 

Namun begitu, adanya balapan ganda dalam jadwal MotoGP 2020 sedikit membantu Dorna dalam menghemat biaya. Hal ini tentu juga menguntungkan pada anggaran tahunan karena seri balapan terpotong dari 20 menjadi 13. Selain itu, balapan ganda juga mengurangi biaya penerbangan tim-tim untuk melakukan perjalanan.

“Tentu saja ini ada biaya perjalanan yang lebih mudah untuk semua orang yang terlibat, termasuk untuk tim, pabrik, dan industri aksesoris,” ungkap Ezpeleta, mengutip dari Speedweek, Senin (13/7/2020).

Sementara bagi Dorna mereka juga mendapat pengurangan biaya di sisi penyiaran. Setidaknya mereka hanya perlu memasng kamera TV, mikrofon, dan beberapa kabel listrik yang tentu menurunkan biaya produksi TV.

Meski begitu, MotoGP jelas kehilangan pendapatan besar dari penjualan tiket penonton. Dengan tidak adanya penggemar di tribun penonton membuat beberapa promotor mengalami kerugian. Karenanya, Dorna selalu terbuka terhadap ide-ide baru untuk memberi warna pada bangku penonton.

Para Pembalap MotoGP

“Kami masih punya waktu untuk membuat keputusan di sana (Austria). Tetapi, kami selalu terbuka untuk semua ide baru dan kesepakatan dengan promotor. Pesan apa pun di tribun mungkin terlihat lebih baik daripada kursi kosong,” tambahnya.

Sementara itu, MotoGP 2020 sendiri akan segera dimulai pada akhir pekan ini, dengan dimulai di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu 19 Juli malam WIB. Sirkuit Jerez, termasuk ke dalam salah satu trek yang menggelar balapan ganda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini