Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Jumlah Seri MotoGP Tetap Dikurangi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 03:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 38 2244003 vaksin-covid-19-belum-ditemukan-jumlah-seri-motogp-tetap-dikurangi-H6u7w7DANm.jpg Seri balapan MotoGP musim depan kemungkinan berkurang (Foto: MotoGP)

MADRID – CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengakui pandemi Covid-19 mempengaruhi penjadwalan MotoGP untuk setidaknya beberapa tahun ke depan. Sampai vaksin antivirus ditemukan, jadwal MotoGP pada 2021 dan 2022 kemungkinan besar tetap berkurang seperti musim ini.

Seperti diberitakan, MotoGP 2020 seharusnya menggelar 21 seri. Akan tetapi, pandemi Covid-19 mengubah rencana awal tersebut. Sejumlah balapan yang dibatalkan membuat Dorna Sports mengambil langkah antisipatif. Mereka mengurangi jumlah seri dari 21 menjadi 13.

Jumlah 13 seri tersebut sudah sesuai dengan kontrak Dorna Sports dan FIM terkait minimal lomba yang digelar dalam semusim. Akan tetapi, promotor MotoGP itu masih membuka kemungkinan menggelar lomba di tempat lain, seperti Malaysia, dengan syarat utama kehadiran penonton.

Baca juga: Ezpeleta Optimis dengan Karier Rossi saat Gabung Petronas

Kalender balap MotoGP 2020 terbaru (Foto: Twitter/@MotoGP)

Situasi darurat itu membuat Dorna Sports mulai ragu untuk memanggungkan 22 balapan pada 2022. Carmelo Ezpeleta mengatakan, ada kemungkinan jumlah balapan dikurangi seperti halnya pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 jika vaksin virus Corona belum ditemukan.

“Kami punya kontrak rotasi, beberapa sudah ditandatangani dan lainnya baru disetujui. Saya sendiri tidak tahu bakal menggelar 22 balapan semusim. Kami harus beradaptasi dengan kondisi seperti tahun ini,” tutur Carmelo Ezpeleta, dikutip dari Motorsport, Jumat (10/7/2020).

“Itu juga akan tergantung pada apakah vaksin virus Corona sudah ditemukan apa belum. Jika sampai saat itu belum juga ditemukan, kami akan tetap menggelar sedikit balapan dan merotasinya,” sambung pria berkebangsaan Spanyol itu.

Menilik pada kalender balap baru MotoGP 2020, sebanyak 13 balapan tersebut dipusatkan di Eropa. Dorna memutuskan hal tersebut dengan berbagai pertimbangan, salah satunya kemudahan memindahkan logistik tim yang bisa dilakukan lewat jalur darat.

Sebanyak tujuh dari 13 balapan tersebut dihelat di Spanyol yang merupakan markas pusat dari Dorna. Pemilihan Negeri Matador bukan tanpa alasan. Sebab, Spanyol selama ini memang menggelar seri paling banyak dalam semusim, yakni empat balapan, dengan nama berbeda-beda.

Selain Spanyol, balapan juga digelar di Italia, Austria, dan Prancis. Kendati bakal menggelar balapan, sebagian besar sirkuit tetap tertutup untuk penonton. Keputusan tersebut diambil demi mematuhi protokol kesehatan yang disusun oleh Dorna Sports, FIM, serta pertimbangan dari negara-negara tuan rumah.

Carmelo Ezpeleta sendiri tetap tidak menutup kemungkinan untuk menggelar balapan di luar Benua Eropa. Namun, syarat untuk kehadiran penonton dirasa cukup berat bagi Malaysia dan Thailand. Apalagi, pandemi Covid-19 di negara-negara tersebut belum sepenuhnya usai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini