SPIELBERG – Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, memahami hasil buruk yang ditorehkan Sebastian Vettel pada Formula One (F1) GP Austria 2020, Minggu 5 Juli malam WIB. Menurutnya, pembalap asal Jerman itu memang tidak bisa mengerahkan yang terbaik ketika mobil sulit dikendarai.
Sebastian Vettel beberapa kali mengungkapkan buruknya performa mobil SF1000 sejak sesi latihan hingga kualifikasi. Hal itu terbukti ketika dirinya hanya mampu mengakhiri sesi kualifikasi di posisi 11. Menurutnya, mobil tersebut tidak memiliki laju yang kencang serta daya cengkeram dan downforce yang baik. Alhasil, jet darat itu beberapa kali oversteer ketika memasuki tikungan.
Baca juga: Hasil Race F1 GP Austria 2020

Pembalap berusia 33 tahun itu sempat berharap mobil sedikit membaik ketika lomba. Apalagi, saat sesi latihan bebas kedua, laju dan kendali SF1000 terlihat lebih baik. Sekadar informasi, sesi tersebut biasa dimanfaatkan untuk simulasi balap serta mencari setelan terbaik saat lomba.
Sayangnya, harapan tersebut bertepuk sebelah tangan. Mobil SF1000 kembali sulit dikendalikan. Puncaknya, Sebastian Vettel bersenggolan dengan Carlos Sainz Jr pada putaran 31 dan melintir. Ia mengaku beruntung hanya sekali melintir kendati sering kehilangan bagian belakang mobil.
Hasil buruk tersebut sedikit disesali oleh Mattia Binotto karena duo Red Bull Racing gagal menyelesaikan lomba. Scuderia Ferrari seharusnya sudah memetik poin sebanyak mungkin demi klasemen konstruktor. Namun, ia paham dengan kesulitan yang dialami Sebastian Vettel.
“Sepertinya, dia tidak nyaman dengan mobil, dengan keseimbangannya, dan setelan yang tidak baik untuk dikendarai seperti ketika sesi latihan bebas kedua. Ketika dalam situasi tersebut, dia tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujar Mattia Binotto, disitat dari Crash, Senin (6/7/2020).