Negatif Covid-19, Zverev Minta Maaf Ikut Turnamen Adria Tour 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 40 2234477 negatif-covid-19-zverev-minta-maaf-ikut-turnamen-adria-tour-2020-Sqv6owvGvR.jpg Alexander Zverev (Foto: Twitter ATP Tour)

BERLIN – Petenis putra asal Jerman, Alexander Zverev, meminta maaf terhadap berbagai pihak karena mengikuti turnamen ekshibisi Adria Tour di tengah pandemi Covid-19. Lebih lagi dalam turnamen tersebutm para pemain tidak diwajibkan mengikuti protokol kesehatan seperti jaga jarak.

Alhasil, salah satu petenis top yang ikut turnamen tersebut yakni Grigor Dimitrov terinfeksi virus Corona. Sementara setelah satu hari, Borna Coric yang merupakan lawan terakhir Dimitrov di turnamen tersebut juga dinyatakan positif Covid-19.

Alexander Zverev

Hal ini membuat sejumlah petenis lainnya berharap-harap cemas. Tak terkecuali Zverev yang ikut terlibat dalam turnamen tersebut. Pemain peringkat tujuh dunia itu kemudian menjalani tes untuk memastikan keadaannya.

Baca juga Pulang ke Serbia, Novak Djokovic Tolak Tes Covid-19

Beruntung Zverev dinyatakan negatif Covid-19 dan ia akan menjalani isolasi mandiri. Ia pun merasa bersalah karena mengikuti turnamen yang diinisiasi Novak Djokovic tersebut dan berani menghadapi risiko dengan melakukan perjalanan antarnegara.

“Saya baru saja menerima kabar bahwa tim saya dan saya telah dinyatakan negatif Covid-19. Saya sangat meminta maaf kepada siapa pun yang berpotensi membahayakan saya dengan memainkan tur ini,” ungkap Zverev dalam akun Twitter-nya, Senin (22/6/20202).

“Saya akan melanjutkan untuk mengikuti pedoman isolasi diri yang disarankan oleh dokter kami. Sebagai tindakan pencegahan tambahan, tim saya dan saya akan melanjutkan tes rutin. Saya berharap semua orang yang telah positif bisa segera pulih,” tambahnya.

Sementara itu, laporan lainnya menyebut petenis top lainnya yang ikut terlibat yakni Dominic Thiem dinyatakan negatif saat melakukan tes di Jerman. Sedangkan Novak Djokovic akan melakukan tes di negara asalnya, Serbia setelah menolak melakukan tes di Kroasia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini