Usai MotoGP Malaysia 2015, Teman-Teman Rossi Serang Marquez

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 23 Mei 2020 00:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 38 2218286 usai-motogp-malaysia-2015-teman-teman-rossi-serang-marquez-EhSZ34aa5r.jpg Valentino Rossi vs Marc Marquez (Foto: Reuters/Ronald Fleurbaaij)

MILAN – Terjadi insiden yang akan selalu diingat oleh para pencinta dunia balap motor di MotoGP Malaysia 2015. Pada waktu itu, dua sosok hebat di lintasan balap yakni Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) dan Marc Marquez (Repsol Honda) terlibat insiden.

Rossi bersenggolan dengan Marquez hingga The Baby Alien –julukan Marquez– jatuh dan gagal menyentuh garis finis. Rossi menempati posisi ketiga di belakang rekan setimnya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa (Honda). Eks Manajer Tim Honda, Livio Suppo, menyatakan teman-teman Rossi masuk ke garasi Honda untuk menyalahkan Marquez atas insiden yang terjadi.

Marc Marquez vs Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Teman-teman Rossi jadi agresif dan berteriak ke Marquez. Suppo kemudian menemani Marquez ke Race Direction untuk melaporkan insiden yang terjadi dalam balapan. Marquez pun bertemu kembali dengan Rossi di ruang Race Direction.

BACA JUGA: Quartararo Akui Sulit Temukan Kelemahan Marc Marquez

Suppo menilai semua menjadi drama untuk Marquez setelah MotoGP Malaysia 2015 selesai. Marquez mengalami itu saat berusia 22 tahun. Marquez mampu melewatinya dengan baik, meski hubungan dengan Rossi tidak pernah kembali seperti dulu.

“Perlombaan itu benar-benar menarik karena pertempuran antara Marquez dan Valentino (Rossi) sangat intens, tetapi berakhir terlalu cepat. Kesan pertama setelah kontak adalah bahwa Valentino sedang mencarinya, dia menatap Marc dan meregangkan kaki ke garis sampai tidak menyisakan ruang,” ujar Suppo, menyadur dari Tutto Motori Web, Sabtu (23/5/2020).

“Ketika Marc kembali ke garasi itu adalah sebuah drama nyata. Ada banyak kebingungan karena beberapa teman Valentino menjadi sangat agresif dengannya dan memasuki garasi untuk berteriak dan menyalahkannya atas apa yang terjadi. Kemudian kami harus pergi ke Race Direction dan itu adalah pertama kalinya Marc dan Vale bertemu setelah kecelakaan itu. Mudah untuk melupakan bahwa Marquez baru berusia 22 tahun, ketika semua orang berbalik menentangnya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini