MONAKO – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, keluar sebagai pemenang di balapan virtual Formula One (F1) di seri Grand Prix (GP) China yang berlangsung pada Senin (20/4/2020) dini hari WIB. Pada balapan virtual kedua itu, Leclerc berhasil menjadi pemenang usai mampu mengalahkan sembilan pembalap yang mengikuti ajang tersebut.
Wajah bahagia terlihat dari raut muka Leclerc ketika streaming balapan virtual F1 itu berlangsung. Apalagi itu adalah kemenangan keduanya di balapan virtual, yang mana pada seri pertama di Melbourne ia juga menang. Namun, menurut pemaparan Leclerc sebenarnya ia tidak terlalu bahagia.
Baca Juga: Leclerc Akui Masih Sulit Kalahkan Vettel di Ferrari
He won in Melbourne... he wins in Shanghai! 👑@Charles_Leclerc makes it back-to-back #VirtualGP wins!#F1Esports #RaceAtHome pic.twitter.com/MPzMnaATKO
— Formula 1 (@F1) April 19, 2020
Malahan Leclerc merasa semakin rindu dengan balapan sebenarnya. Ia merasa memang sangat menikmati suasana ketika balapan virtual berlangsung, namun selebrasi kemenangan baginya terasa hampa bila dibandingkan ketika dirinya berada di podium balapan sesungguhnya.
Leclerc merasa lebih menyukai menyemprotkan sampanye di atas podium, daripada hanya bisa mematikan komputer lalu pergi ke dapur untuk memasak makanan. Hal itulah yang membuat Leclerc tak terlalu senang dengan kemenangannya di balapan virtual F1, walau memang ia sangat menikmatinya.