“Saya pikir (hakim) mendukungnya. Mereka tidak menyebut keputusan yang tepat. Ia merasakan pukulan saya. Ia berdiri di sana dan mencoba melawan saya, tetapi saya memukulnya terlalu keras,” ungkap Castillo seusai pertandigan kala itu, mengutip dari Sportbible, Jumat (17/4/2020).
Setelah pertandingan tersebut, keduanya kembali bertarung delapan bulan kemudian. Mayweather pun memenangkan pertandingan ulang dengan cukup mudah, tetapi Castillo tetap disebut menjadi petarung paling dekat untuk mengalahkan Mayweather.
(Ramdani Bur)