nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Promotor Bicara soal Nasib F1 GP Kanada 2020 di Tengah Merebaknya Virus Corona

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 20:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 25 37 2188976 promotor-bicara-soal-nasib-f1-gp-kanada-2020-di-tengah-merebaknya-virus-corona-FoFTiTD8lB.jpg Para pembalap F1. (Foto: F1)

MONTREAL – Ketua Promotor Formula One (F1) Grand Prix (GP) Kanada, Francois Dumontier, membicarakan soal nasib balapan tersebut di tengah merebaknya virus corona. Ia mengatakan bahwa kepastian itu baru bisa ditentukan paling secepat-cepatnya pada bulan depan.

Dumontier mengatakan bahwa dirinya masih memerlukan waktu untuk meninjau lebih jauh kondisi saat ini di Kanada terkait dampak dari virus corona. Tetapi, ia mengatakan bahwa sejauh ini peluang diselenggarakan sesuai jadwal masih 50 persen.

Para pembalap F1

Gelaran F1 GP Kanada 2020 sendiri diketahui akan berlangsung pada 14 Juni 2020 siang waktu setempat atau 15 Juni 2020 dini hari WIB. Dumontier sendiri berharap balapan bisa berjalan sesuai jadwal tersebut.

BACA JUGA: Semua Tim F1 Diyakini Sanggup Bertahan di Tengah Wabah Virus Corona

"Jika kami harus membuat pengumuman, kami akan melakukannya antara 12 April dan 1 Mei. Sebenarnya, kami menyetujui waktu itu dengan Formula 1 karena itu adalah periode yang bertepatan dengan waktu terjauh ketika saya dapat mulai mengumpulkan instalasi untuk Grand Prix,” ujar Dumontier, sebagaimana dikutip dari Inside Racing, Rabu (25/3/2020).

"Ada dua pengumuman yang mungkin, perlombaan akan berlangsung pada 14 Juni atau akan ada penundaan. GP Kanada tidak akan dibatalkan, tetapi pindah ke kalender baru yang dirancang ulang yang ingin diadopsi (CEO F1) Chase Carey. Kami harus sepenuhnya melupakan kalender F1 saat ini,” lanjutnya.

Sejumlah balapan di F1 2020 sendiri diketahui tak bisa digelar sesuai jadwal. Balapan seri perdana yang berlangsung di Australia telah dipastikan dibatalkan. Sementara tujuh seri berikutnya harus ditunda, yakni Bahrain, Vietnam, China, Spanyol, Belanda, dan Monaco.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini