Prancis Open 2020 Akan Dihelat Sesuai Jadwal meski Ada Ancaman Virus Korona

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 07 Maret 2020 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 07 40 2179846 prancis-open-2020-akan-dihelat-sesuai-jadwal-meski-ada-ancaman-virus-korona-G2wMIBkH2m.jpg Ilustrasi Tenis (Foto: Shuttersock)

PARIS – Virus Korona yang saat ini tengah mewabah membuat banyak event olahraga di seluruh dunia terganggu. Meski begitu, pihak penyelenggara Prancis Open 2020 menerangkan bahwa mereka tidak memiliki rencana untukmembatalkan atau memundurkan jadwal turnamen tersebut.

Sejauh ini, sejumlah turnamen tenis internasional sebenarnya mengalami penundaan atau pembatalan, seperti beberapa pertandingan di Piala Davis dan beberapa tur WTA. Akan tetapi, penyelenggara Prancis Open tak terpengaruh pada hal tersebut dan akan tetap menyelenggarakan turnamen sesuai jadwal, yakni pada 25 Mei 2020.

Baca juga: Cedera Lutut, Federer Mundur dari Prancis Open 2020

Bola tenis Prancis Open

Otoritas Prancis sebenarnya sudah mengeluarkan imbauan bahwa tidak boleh menyelenggarakan kegiatan di ruang tertutup yang melibatkan lebih dari 5 ribu orang. Hal inilah yang kemudian membuat sejumlah event olahraga di Prancis ditunda atau dibatalkan.

Kendati demikian, Direktur Jenderal Federasi Tenis Prancis (FFT), Jean-Francois Vilotte, menerangkan bahwa Prancis Open bukanlah event olahraga di ruang tertutup. Meski Court Philippe Chatrier yang digunakan untuk penyelenggaraan memiliki atap penutup, namun ia menilai Prancis Open tetaplah event olahraga yang dilakukan di ruang terbuka.

"Pihak berwenang telah memutuskan untuk membatalkan acara di ruang tertutup yang melibatkan lebih dari 5 ribu orang. Akan tetapi, turnamen tenis lapangan tanah liat di luar ruangan tidak terpengaruh oleh keputusan itu. Sementara mereka juga mempelajari berbagai skenario," tulis Tennis365, Sabtu (7/3/2020).

“Kami berada di are seluas 13 hektar yang memungkinkan aliran penonton diatur sangat berbeda dari stadion sepakbola. Bahkan dengan atap tertutup, Court Philippe Chatrier adalah lapangan terbuka. Itu tertutup, tetapi ada ruang antara tribun dan atap yang membuatnya bukan menjadi kandang tertutup," jelas Jean-Francois Vilotte.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini