WN Italia Tidak Dilarang Masuk, F1 GP Australia 2020 Siap Digelar

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 06 Maret 2020 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 37 2178923 wn-italia-tidak-dilarang-masuk-f1-gp-australia-2020-siap-digelar-ZC2v0oXqCo.jpg F1 GP Australia 2020 siap diikuti 10 tim dan 20 pembalap (Foto: Mercedes AMG Petronas)

SYDNEY – Pemerintah Australia lewat Perdana Menteri Scott Morisson mengumumkan tambahan warga negara yang dilarang masuk, yakni Korea Selatan setelah Iran dan China, terkait wabah virus Korona. Mengingat Italia tidak dimasukkan, maka Formula One (F1) GP Australia 2020 dapat digelar sesuai jadwal.

Meski tidak masuk dalam daftar hitam, warga negara (WN) asal Italia tetap akan melalui prosedur pemeriksaan ketat di bandara. Keputusan tersebut sangat krusial untuk memastikan dua tim asal Italia, Scuderia Ferrari dan Alpha Tauri, dapat berpartisipasi dalam F1 GP Australia 2020 pada 13-15 Maret mendatang.

Scuderia Ferrari tidak terhambat aturan di Australia (Foto: Scuderia Ferrari)

Baca juga: Imbas Virus Korona, Balapan F1 Dibatalkan jika Kurang dari 10 Tim

CEO GP Australia, Andrew Westacott, sekali lagi memastikan seri perdana F1 2020 itu digelar sesuai jadwal. Ia berharap seluruh kru tim akan tiba di Melbourne dalam beberapa hari ke depan. Personel dari kedua tim asal Italia tersebut juga akan tiba pada Kamis 5 Maret hingga lima hari berikut.

“Ada sekira 50 orang pekerja dari F1 yang sudah tiba di Sirkuit Albert Park selama beberapa hari terakhir. Kontainer berisi logistik juga akan tiba hari ini sampai akhir pekan di Bandara Avalon,” papar Andrew Westacott, mengutip dari Motorsport, Jumat (6/3/2020).

“Semua orang yang terlibat di F1, termasuk tim-tim Italia, bakal tiba hingga Selasa (10 Maret 2020). PM sudah mengumumkan adanya pemeriksaan lebih ketat bagi mereka yang datang dari Italia. Menurut saya, langkah itu sudah tepat mengingat Australia kedatangan lebih banyak orang dari Italia dibandingkan Korea Selatan,” imbuh lelaki berkebangsaan Italia tersebut.

Kebijakan Pemerintah Australia itu sangat krusial untuk memastikan 10 tim F1 dapat turun dengan kekuatan penuh pada balapan perdana. Sebab, Direktur Olahraga F1 Ross Brawn sudah mengatakan tidak akan menggelar lomba jet darat tersebut jika ada tim yang dihalangi masuk negara tuan rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini