nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Gagal, Lorenzo Tak Menyesal Pernah Bergabung ke Honda

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 14:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 11 38 2166736 meski-gagal-lorenzo-tak-menyesal-pernah-bergabung-ke-honda-LjPmdnfHMK.jpg Jorge Lorenzo. (Foto: Laman resmi MotoGP)

LESMO Jorge Lorenzo mengenang perjalanan kariernya saat bersama Repsol Honda. Meski gagal meniti karier yang apik bersama tim tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya tak pernah menyesali keputusannya untuk berlabuh ke Honda saat itu.

Lorenzo memang memutuskan untuk hijrah ke Yamaha pada pertengahan musim 2018. Debutnya bersama tim tersebut pun dimulai pada gelaran MotoGP 2019. Sayangnya, harapan Lorenzo untuk kembali bangkit dan mewarnai perebutan gelar juara di MotoGP gagal tercipta. Ia justru harus menelan banyak pil pahit karena selain gagal tampil apik, Lorenzo juga menederita banyak cedera.

BACA JUGA: Lorenzo: Yamaha Punya Kans Lebih Besar untuk Menang di MotoGP 2020

Melihat performanya yang sudah tak kompetitif lagi serta adanya kekhawatiran akan kembali mengalami cedera parah, Lorenzo akhirnya memutuskan untuk pensiun dari MotoGP. Ia resmi mengakhiri kontraknya lebih awal di Honda pada 2019.

Lorenzo mengaku tak mudah baginya untuk mengambil keputusan tersebut karena merasa gagal membalas kepercayaaan dari Honda dan Alberto Puig. Tetapi, ia memberanikan diri untuk melakukannya karena merasa hal tersebut jadi langkah yang baik untuk tim serta dirinya.

Meski gagal menorehkan karier gemilang di Honda, Lorenzo tetap tak merasa menyesal telah memutuskan bergabung ke sana dan meninggalkan Ducati. Ia menegaskan tetap merasa bersyukur dengan semua pencapaian dalam kariernya sebagai pembalap.

Tidak mudah bagi saya untuk mengambil keputusan karena saya tidak bisa membalas kepercayaan yang telah diberikan Honda dan Alberto Puig. Namun, benar juga bahwa baik Honda maupun saya tidak dapat mengulang tahun lain seperti 2019 karena kami adalah pemenang dan bukan orang yang berada di urutan 10 atau 15. Saya menderita di sana,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (11/2/2020).

“Saya tidak menyesal karena tidak ada gunanya menyesali hal-hal yang tidak dapat diubah. Tetapi, akan selalu ada pertanyaan tentang apa yang akan terjadi jika saya menang sebulan sebelumnya di Ducati. Kami mungkin tidak akan duduk di sini berbicara. Tetapi ketika saya melihat kembali karier saya, saya hanya bisa melihat diri saya sebagai pria dan atlet yang sangat bahagia,” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini