KUALA LUMPUR – Merebaknya Virus Korona yang berasal dari China pada akhirnya membuat sejumlah negara membatasi diri untuk tidak sembarangan menerima orang yang datang ke tempat mereka. Hal itu kemudian menjadi tantangan bagi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dalam menyelenggarakan turnamen.
BWF tentunya menyadari bahwa sejumlah negara kini memberlakukan pembatasan perjalanan ke wilayah mereka untuk orang-orang dari China dan warga negara asing yang telah mengunjungi China. Selain itu, sejumlah maskapai juga telah menangguhkan layanan perjalanan ke dan dari China.
Baca juga: Dampak Virus Korona, Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 Jadi Belum Jelas
Kendati demikian, BWF tak ingin hal itu membuat para pebulu tangkis China merasa didiskriminasi. Maka dari itu, mereka tetap mempersilakan para atlet dari China untuk berpartisipasi di turnamen internasional. Begitu pun dengan para ofisial pertandingan asal China.
“BWF ingin memperjelas, bagaimanapun, bahwa itu tidak akan membatasi partisipasi pemain dan ofisial asal China, atau pemain dan ofisial lainnya, di turnamen bulu tangkis internasional dan para-bulu tangkis,” tulis BWF di laman resminya, Rabu (5/2/2020).
“Atlet asal China bebas untuk mengikuti acara (turnamen) dan kami percaya tuan rumah turnamen akan memberikan bantuan penuh dan memperlakukan semua atlet dari semua Asosiasi Anggota secara setara,” lanjut mereka.
Meski sudah memberikan izin, BWF tentunya tidak lepas tangan. BWF tetap memandang Virus Korona sebagai masalah yang serius. Maka dari itu, mereka meminta seluruh Asoiasi Anggota dan tuan rumah untuk bekerja sama dengan menghubungi otoritas kesehatan nasional masing-masing guna mencari nasihat tentang pencegahan dan tindakan yang perlu jika terjadi insiden.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.