“Ayah dan ibu mungkin lebih mendukung saya. Biasanya mereka mendukung adik daripada kakak, ‘kan? Sepupu-sepupu juga khawatir soal itu. Mereka sering bertanya apa yang harus dilakukan jika kami berdua mengakhiri balapan bersama-sama,” ujar Alex Marquez sambil tertawa, dilansir dari AS, Rabu (1/1/2020).
“Itu hanya lelucon di antara kami. Saya berharap situasi penuh canda itu akan terus bertahan sepanjang musim depan,” sambung pembalap berusia 23 tahun itu.

Sekadar informasi, dalam dunia balap dikenal istilah rekan setim adalah musuh pertama yang harus dikalahkan. Bukan tidak mungkin, persaingan keras antara Marc dan Alex Marquez bakal merembet menjadi urusan keluarga meski keduanya dikenal sangat dekat.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.