Saat itu, Dovizioso hanya terpaut 38 angka dari Marquez yang keluar sebagai kampiun. Andai saja Dovizioso tidak teledor, mungkin gelar juara MotoGP 2017 akan jatuh ke tangan rider asal Italia tersebut.

Di MotoGP 2017, Dovizioso gagal tancap gas di awal kompetisi. Bayangkan saja, dalam lima race awal, Dovizioso hanya satu kali podium, tepatnya di balapan pembuka yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar.
Selain itu, Dovizioso juga sempat dua kali gagal finis di sepanjang musim 2017, tepatnya di Argentina dan Valencia. Karena itu, Dovizioso mesti memperbaiki konsistensi performanya di MotoGP 2020 jika ingin menghentikan dominasi The Baby Alien –julukan Marquez.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.