Share

Menanti Konsistensi Andrea Dovizioso di MotoGP 2020

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 01 38 2148200 menanti-konsistensi-andrea-dovizioso-di-motogp-2020-7CznZGOrBl.jpg Dovizioso siap jadi yang terbaik di MotoGP 2020. (Foto: MotoGP.com)

ANDREA Dovizioso bergabung bersama Tim Ducati pada 2013. Hanya saja, Iron Will –sapaan akrab Dovizioso– tak langsung moncer dalam empat musim awal bersama Ducati, yakni pada MotoGP 2013, 2014, 2015 2016.

Dalam empat musim awal, posisi terbaik Dovizioso hanya finis di posisi lima pada 2014 dan 2016. Akan tetapi, peruntungan Dovizioso berubah per MotoGP 2017. Salah satunya berkat kerja keras Gigi Dall’Igna, kinerja kuda besi Ducati dan juga performa Dovizoso terangkat per MotoGP 2017.

Andrea Dovizioso

Terbukti dalam kurun MotoGP 2017 hingga 2019, Dovizioso selalu menyelesaikan kompetisi di posisi dua. Saat itu, Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi sosok yang menghentikan ambisi Dovizioso menjadi juara dunia MotoGP.

BACA JUGA: Ducati Siap Kembali Jadi Lawan Berat Honda Musim Depan

Sebenarnya Dovizioso bisa saja menjadi juara MotoGP di salah satu musim tersebut. Hanya saja, konsistensi menjadi satu hal yang sulit didapatkan dari eks pembalap LCR Honda tersebut. Ambil contoh pada MotoGP 2017.

Saat itu, Dovizioso hanya terpaut 38 angka dari Marquez yang keluar sebagai kampiun. Andai saja Dovizioso tidak teledor, mungkin gelar juara MotoGP 2017 akan jatuh ke tangan rider asal Italia tersebut.

Andrea Dovizioso

Di MotoGP 2017, Dovizioso gagal tancap gas di awal kompetisi. Bayangkan saja, dalam lima race awal, Dovizioso hanya satu kali podium, tepatnya di balapan pembuka yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar.

Selain itu, Dovizioso juga sempat dua kali gagal finis di sepanjang musim 2017, tepatnya di Argentina dan Valencia. Karena itu, Dovizioso mesti memperbaiki konsistensi performanya di MotoGP 2020 jika ingin menghentikan dominasi The Baby Alien –julukan Marquez.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini