nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Tahun di Mana Indonesia Juara Piala Uber, Pernah Kampiun Beruntun

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 24 40 2145546 3-tahun-di-mana-indonesia-juara-piala-uber-pernah-kampiun-beruntun-qAksJkWSlo.jpg Trofi Piala Uber (Foto: Ist)

APABILA Piala Thomas adalah kejuaraan beregu putra paling bergenggsi di dunia, maka pasangannya adalah Piala Uber. Namun sayangnya, prestasi Tim Indonesia di kejuaraan beregu putri yang pertama kali digelar pada 1957 itu memang kurang mencolok.

Terhitung, Tim Indonesia baru pernah membawa pulang Piala Uber sebanyak tiga kali. Kita kalah jauh dibandingkan raksasa bulu tangkis Asia, yakni China, yang sudah mengoleksi 14 gelar juara Piala Uber atau yang terbanyak sepanjang sejarah.

Baca Juga: 5 Penampilan Terakhir Tim Indonesia di Piala Thomas

Tim Indonesia sendiri pertama kali keluar sebagai kampiun di Piala Uber 1975. Pada saat itu, Tim Indonesia sendiri berstatus sebagai tuan rumah. Hal itu Indonesia sendiri memang menjadi salah satu unggulan untuk keluar sebagai kampiun.

Terlebih dalam dua edisi sebelumnya, Tim Indonesia selalu berhasil menembus babak semifinal. Kiprah Tim Indonesia di gelaran Piala Uber 1975 sendiri cukup impresif. Dengan diperkuat nama-nama beken macam Utami Dewi, Taty Sumirah, serta Minarni/Regina Masli, Tim Indonesia tak terbendung hingga lolos ke final.

Pada partai final, Tim Indonesia harus berhadapan dengan penguasa Piala Uber saat itu, yakni Jepang. Tampi di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, Tim Indonesa mampu mengandaskan perlawanan Jepang dengan skor akhir 5-2.

Akan tetapi, Tim Indonesia harus menunggu setidaknya 19 tahun untuk bisa kembali meraih gelar juara Piala Uber. Hal tersebut terjadi tepatnya pada gelaran Piala Uber 1994 yang kembali dilangsungkan di Jakarta.

Baca Juga: Terbagi dalam Lima Zona, Ini Jadwal Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2020

Tim Indonesia sendiri saat itu diperkuat oleh sejumlah nama beken seperti Susi Susanti, Yuliani Santosa, Finarsih/Lili Tampi, hingga Mia Audina. Tim Indonesia mampu menunjukkan performa gemilang sejak di fase grup.

Tergabung di Grup B Piala Uber 1994 bersama Swedia, Denmark, dan Thailand, Tim Indonesia mampu melalui tiga laga tanpa kehilangan satu pun poin. Hal itu membuat Tim Indonesia lolos ke semifinal dengan status juara grup dan berjumpa dengan Korea Selatan (Korsel).

Tim Indonesia pun mampu melewati hadangan Korsel dengan skor 4-1, sebelum akhirnya membungkam China di pertandingan final dengan skor akhir 3-2. Tim Indonesia sendiri berhasil mempertahankan gelar Piala Uber kala mentas dua tahun berikutnya di Hong Kong.

Dengan diperkuat oleh sebagian besar skuad yang juara di Piala Uber 1994, kiprah Tim Indonesia memang awalnya sempat mengkhawatirkan. Terlebih setelah mereka menelan kekalahan dari China di fase grup.

Baca Juga: Pembagian Slot Piala Thomas dan Uber 2020, Zona Asia Punya Empat Jatah

Tim Indonesia pun harus puas lolos dari Grup A Piala Uber 1996 dengan status runner-up. Walaupun begitu, Tim Indonesia berhasil melaju ke final usai membungkam Korsel 4-1. Sedangkan di partai final, Tim Indonesia berhasil membalaskan kekalahannya dari China di fase grup, dengan membungkam mereka 1-4. Tim Indonesia pun berhasil keluar sebagai jawara Piala Uber 2019.

Akan tetapi itu terakhir kali Tim Indonesia bisa membawa pulang Piala Uber. Usai 20 tahun berlalu, Tim Indonesia belum mampu kembali keluar sebagai juara Piala Uber. Semoga di gelaran Piala Uber 2020, Tim Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dan menyudahi penantian panjang mereka.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini