nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Ferrari Diminta Bicara dengan Vettel dan Leclerc

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 03:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 37 2131983 bos-ferrari-diminta-bicara-dengan-vettel-dan-leclerc-5fACRYTdFS.jpg Lewis Hamilton, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel (Foto: Twitter/@MercedesAMGF1)

SAO PAULO – Eks Direktur Teknis Scuderia Ferrari, Ross Brawn turut menyoroti insiden yang melibatkan Sebastian Vettel dengan Charles Leclerc di Formula One (F1) GP Brasil 2019. Kedua pembalap itu terlibat tabrakan lima lap sebelum balapan yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace, Senin 18 November 2019, dini hari WIB tersebut berakhir.

Akibat tabrakan itu, Leclerc kehilangan ban depan kanannya sedangkan ban belakang kiri Vettel hancur. Akibat kerusakan itu akhirnya Ferrari harus pulang ke Maranello dengan tangan hampa karena tidak ada pembalapnya yang mampu menyentuh garis finis.

Sebastian Vettel (Foto: Scuderia Ferrari)

Selain gagal mendapatkan poin, Vettel dan Leclerc pun terlibat cekcok usai tabrakan terjadi. Cekcok antara kedua pembalap Ferrari itu dapat terdengar melalui radio tim. Tidak ada hal positif yang dibawa pulang Ferrari ke Maranello pada akhir pekan lalu.

BACA JUGA: Vettel Sayangkan Senggolan dengan Leclerc di F1 GP Brasil 2019

Ferrari justru memiliki pekerjaan rumah untuk kembali mendamaikan Vettel dengan Leclerc. Sulit bagi Ferrari untuk bersaing di F1 jika kedua pembalapnya tidak memiliki hubungan yang harmonis. Sebab, F1 bukanlah balapan individu melainkan tim.

Charles Leclerc (Foto: Twitter/@ScuderiaFerrari)

Tanpa kerja sama tim maka akan sulit bagi Ferrari untuk menggusur dominasi Mercedes AMG Petronas di F1. Brawn menilai Binotto wajib menyadarkan Vettel dan Leclerc bahwa kepentingan tim lebih penting daripada apa pun.

“Akan tetapi sekarang, Mattia Binotto menghadapi tugas berat untuk mengembalikan semua ke jalurnya dan memang dia mengatakan hal itu dalam wawancara setelah balapan. Dia harus terjebak dan memberi tahu pembalap untuk menghadapi tanggung jawab mereka, yang di Maranello berarti selalu menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan individu. Hal itu tidak terjadi pada balapan akhir pekan lalu,” ujar kata Brawn, menukil dari Motorsport, Rabu (20/11/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini