nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pensiun dari MotoGP, Ini Pencapaian Jorge Lorenzo

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 10:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 15 38 2130173 pensiun-dari-motogp-ini-pencapaian-jorge-lorenzo-a5waA2Gjgu.jpg Jorge Lorenzo. (Foto: Twitter Repsol Honda)

JORGE Lorenzo telah memastikan bakal mengakhiri perjalanan kariernya di ajang MotoGP pada akhir musim ini. Balapan di seri ke-19 MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada Minggu 17 November 2019 malam WIB pun dipastikan jadi penampilan terakhirnya.

Pembalap berjuluk Por Fuera itu secara resmi mengumumkan pensiunnya dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis 14 November 2019 malam WIB. Kondisi fisik jadi alasan Lorenzo mengambil keputusan tersebut, meski sejatinya kontrak sang pembalap masih menyisakan satu musim lagi bersama tim barunya, yakni Repsol Honda.

Lorenzo memang kini tak berada dalam kondisi yang prima. Setelah mengalami cedera parah pada pertengahan musim ini di Sirkuit Assen, Belanda, yang membuatnya mengalami retak tulang belakang, pembalap asal Spanyol itu terus kesulitan berbicara banyak di atas sirkuit. Ia terus tercecer dari posisi 10 besar, bahkan beberapa kali finis di urutan paling buncit.

BACA JUGA: Adiknya Berpeluang Gantikan Lorenzo di Honda, Ini Tanggapan Marquez

Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan penampilan Lorenzo di musim-musim sebelumnya, di mana ia bisa tampil perkasa hingga merengkuh berbagai gelar juara. Tercatat, Lorenzo telah berhasil meraih lima gelar juara di berbagai kelas.

Jorge Lorenzo di 250 cc

Gelar juara pertamanya diraih pada 2006 di kelas 250 cc yang kini menjadi Moto2. Di tahun keduanya mentas di kelas tersebut, pembalap kelahiran Palma 4 Mei 1987 itu bisa tampil begitu trengginas hingga mengoleksi delapan kemenangan dan empat podium pada musim tersebut.

Tren positif Lorenzo pun berlanjut ke musim berikutnya. Ia berhasil mempertahankan gelar juara di pentas 250 cc 2007 setelah mengoleksi total 312 poin. Lorenzo tercatat berhasil sembilan kali finis di podium pertama, satu kali di podium kedua, dan tiga kali di podium ketiga pada musim tersebut.

Atas pencapaian manisnya, ia pun mendapat tawaran untuk naik kelas ke MotoGP dan langsung memperkuat tim utama Yamaha. Musim debutnya berjalan cukup mulus. Ia bisa menjalani pekerjaan dengan cukup baik saat bertandem bersama Valentino Rossi. Lorenzo pun mengakhiri musim dengan finis di posisi keempat.

Peningkatan yang signifikan mampu ditunjukkan Lorenzo di pentas MotoGP hingga akhirnya bisa menyegel gelar juara pertamanya di kelas tersebut pada 2010. Ia mengalahkan rekan setimnya, Rossi, dalam perebutan gelar juara.

Lorenzo berhasil menggandakan gelar juaranya di ajang MotoGP pada 2012 setelah mengoleksi 350 poin. Hasil manisnya bersama Yamaha pun tak berhenti sampai di situ. Ia kembali berhasil merengkuh gelar juara pada musim 2015. Kesuksesannya pada musim itu sekaligus menghentikan laju Marc Marquez yang berhasil mendominasi MotoGP di tahun pertamanya naik ke kelas tersebut.

Berhasil mengukir prestasi gemilang di Yamaha, Lorenzo belum puas. Ia pun tertantang untuk lebih kualitasnya di dunia balap motor dengan bergabung ke tim lain. Pada 2017, ia memutuskan untuk bergabung ke tim utama Ducati. Sayangnya, keputusan Lorenzo tampaknya kurang tepat. Dari situ, kariernya tampak mulai melorot.

Jorge Lorenzo di Yamaha

Debut Lorenzo di Ducati tak berjalan mulus. Ia kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici –sebutan motor Ducati– sehingga hanya mampu finis di urutan ketujuh di akhir musim. Mendapati kondisi ini, Lorenzo tak menyerah. Ia pun berhasil bangkit di musim keduanya. Kebangkitannya terlihat di MotoGP Italia 2018 dengan meraih kemenangan perdana bersama Ducati.

Dari situ, penampilannya kembali meningkat hingga menuai dua kemenangan lainnya di seri Catalunya dan Austria. Sayang, penampilan apik Lorenzo tak bisa dilanjutkan hingga akhir musim karena beberapa cedera yang menimpanya sejak MotoGP Aragon 2018. Musim itu, Lorenzo mengalami masalah dengan kaki serta tangannya.

Jorge Lorenzo di Ducati

Lorenzo yang tampak mulai bangkit memutuskan untuk meninggalkan Ducati dan beralih ke Repsol Honda. Rasa optimisme tinggi tentu saja menggandrungi Lorenzo karena bakal bergabung dengan tim yang berhasil menetaskan juara bertahan di MotoGP, yakni Marquez.

Tetapi, harapan besar Lorenzo untuk mengembalikan kejayaannya di pentas MotoGP tak membuahkan hasil. Ia justru terpuruk karena kesulitan beradaptasi dengan motor Honda yang dinilai berbanding terbalik dengan gaya membalapnya. Cedera parah yang dialami di Sirkuit Assen pun semakin memperparah kondisinya. Alhasil, Lorenzo tak mampu berbicara banyak di sepanjang musim ini.

Desakan untuk pensiun pun muncul dari berbagai pihak. Termasuk dari CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta. Bak menjawab keinginan tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri perjalanan karier di dunia balap motor grand prix yang telah dijalani sejak 2002.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini