nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Wakil Terakhir Indonesia yang Juara Bulu Tangkis Prancis Open

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 19:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 22 40 2120332 5-wakil-terakhir-indonesia-yang-juara-bulu-tangkis-prancis-open-njclFobOWJ.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Laman resmi PBSI)

TURNAMEN bulu tangkis berlevel 750, Prancis Open, kembali digelar. Tahun ini, perlombaan berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, mulai hari ini, Selasa (22/10/2019), hingga Minggu 27 Oktober 2019.

Indonesia pun menurunkan 15 wakilnya untuk mentas di turnamen Prancis Open tahun ini. Dari 15 wakil yang diturunkan, gelar juara tentu saja diharapkan bisa diraih oleh Indonesia. Sebab, pemain yang berlaga pun banyak yang berstatus unggulan.

Peluang besar tentu saja terbuka lebar untuk mewujudkan harapan tersebut. Sebab, beberapa wakil sendiri telah mencicipi gelar juara di pentas ini. Sebelum mengetahui perjalanan wakil Indonesia tahun ini, mari menilik pemenang dari Tanah Air di tahun-tahun sebelumnya. Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, berikut lima wakil terakhir Indonesia yang juara Prancis Open.

5. Taufik Hidayat

Di urutan kelima, ada salah satu nama tunggal putra kebanggaan Indonesia, yakni Taufik Hidayat. Ia telah berhasil meraih gelar juara di pentas Prancis Open. Hal tersebut terjadi pada keikutsertaannya di gelaran 2010.

Taufik Hidayat

Gelar juara dipastikan menjadi milik Taufik setelah memenangkan laga kontra Joachim (Denmark). Ia menumbangkan Joachim secara straight set dengan skor 21-16 dan 21-11. Gelar juara ini pun jadi satu-satunya yang diraih Indonesia pada tahun itu. Empat nomor lainnya dimenangkan oleh wakil China, Denmark, dan Thailand.

4. Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon

Selanjutnya, gelar juara juga berhasil diraih oleh pasangan ganda putra Indonesia, Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon. Mereka memastikan diri keluar sebagai juara Prancis Open pada gelaran 2013.

Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon

Laju Markis/Marcus begitu mulus di pentas Prancis Open 2013 sehingga memastikan diri tampil di babak final. Di babak tersebut, Markis/Marcus pun berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menumbangkan ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boong Heong, dua set langsung engan skor 21-16 dan 21-18.

Sama seperti 2010, Indonesia juga hanya bisa mendapatkan satu gelar juara pada gelaran Prancis Open 2013. Empat gelar juara lainnya diraih oleh wakil Denmark dan China. Wakil dari Negeri Tirai Bambu –julukan China– mendominasi dengan meraih langsung gelar di tiga nomor.

3. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Setahun berikutnya, gelar juara kembali berhasil diraih wakil Indonesia. Tetapi kali ini, gelar tak didapat dari nomor ganda putra melainkan dari ganda campuran lewat aksi pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Tontowi/Liliyana memastikan diri keluar sebagai kampiun setelah menumbangkan ganda campuran Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Pertandingan berlangsung cukup mudah bagi Tontowi/Liliyana yang menang dengan skor 21-9 dan 21-16.

2. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Setelah absen selama dua tahun, Indonesia kembali dapat meraih gelar juara di Prancis Open pada 2017. Kembali, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Kali ini, pertarungan yang sengit harus diharapi Tontowi/Liliyana untuk meraih gelar. Mereka dihadapkan dengan unggulan satu asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen. Laga diselesaikan Tontowi/Liliyana dengan skor 22-20 dan 21-15.

1. Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Pada Prancis Open 2017, Tontowi/Liliyana bukan satu-satunya wakil Indonesia yang bisa mendapatkan gelar juara. Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, juga dapat naik podium pertama.

Penampilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Gelar juara dipastikan menjadi milik Greysia/Apriyani setelah menumbangkan ganda putri Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan, dengan skor 21-17 dan 21-15. Tentu saja, hasil ini diharapkan bisa kembali mereka ulangi di pentas Prancis Open 2019.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini