nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pemenang Terakhir MotoGP San Marino, Dominasi Pembalap Spanyol

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 19:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 12 38 2104083 5-pemenang-terakhir-motogp-san-marino-dominasi-pembalap-spanyol-g02a57ALbJ.jpg Andrea Dovizioso berhasil keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2018 (Foto: MotoGP)

SIRKUIT Misano siap menyambut para pembalap motor paling hebat di muka bumi dalam gelaran MotoGP San Marino 2019. Lintasan sepanjang 4,226 kilometer (km) tersebut akan menggelar balapan ke-13 sejak kembali masuk kalender MotoGP pada 2007.

Menilik dari jarak, Misano disebut sebagai balapan kandang bagi Valentino Rossi. Meski secara administratif masuk dalam negara yang berbeda dengan Italia, kampung halaman The Doctor di Tavullia hanya berjarak sekira 15 kilometer (km).

Musim lalu, Sirkuit Misano jadi panggung untuk pembalap berkebangsaan Italia lainnya, Andrea Dovizioso. Lalu siapa yang akan berjaya di sana musim ini? Sebelum sampai ke sana, mari kita lihat lima pemenang terakhir di Misano, Kamis (12/9/2019)

MotoGP San Marino 2014

Kejuaraan Dunia MotoGP 2014 didominasi oleh Repsol Honda. Marc Marquez menyabet 11 kemenangan, sementara satu sisanya diraih Dani Pedrosa. Rentetan itu putus tepat di Sirkuit Misano, San Marino. Pelakunya adalah Valentino Rossi, pembalap tuan rumah.

Valentino Rossi merayakan kemenangan bersama pendukung (Foto: MotoGP)

Pembalap bernomor motor 46 itu memulai lomba dari urutan ketiga di belakang rekan setimnya Jorge Lorenzo serta joki Pramac Ducati, Andrea Iannone. Sempat bertarung ketat dengan Marc Marquez, Valentino Rossi akhirnya berjaya di akhir lomba usai The Baby Alien terjatuh.

MotoGP San Marino 2015

Cerita sebaliknya terjadi pada 2015. Yamaha dengan duet Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sangat kuat sepanjang musim. Namun, kekuatan itu menguap ketika memasuki MotoGP San Marino 2015 pada 13 September.

Marc Marquez keluar sebagai pemenang MotoGP San Marino 2015 (Foto: MotoGP)

Balapan diwarnai dengan kekacauan setelah diprediksi akan diguyur hujan. Ketika bendera start dikibarkan, cuaca masih cerah, tetapi memasuki pertengahan lomba, titik-titik air mulai membasahi sirkuit. Akibatnya, para pembalap harus mengganti motor.

Timing yang tepat untuk mengganti motor menjadi kunci kemenangan Marc Marquez di MotoGP San Marino 2015. Ia masuk pit lebih dulu dan mengganti motor dibandingkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Hasilnya, ia tidak terkejar hingga garis finis.

MotoGP San Marino 2016

Setahun kemudian, Sirkuit Misano kembali menjadi milik orang Spanyol. Kali ini, Dani Pedrosa keluar sebagai pemenang setelah dengan brilian menyalip Valentino Rossi. Kemenangan itu sekaligus menandakan kalau The Little Spaniard belum habis.

Dani Pedrosa berhasil keluar sebagai pemenang MotoGP San Marino 2016 (Foto: MotoGP)

Dani Pedrosa mengalami kesulitan dengan motor RC213V miliknya pada 2016. Tak pelak, pembalap kelahiran Sabadell itu kerap tercecer di belakang sehingga tidak masuk sebagai kandidat juara di akhir musim.

Cerita berbeda terjadi di Misano. Dani Pedrosa perlahan-lahan menyalip pembalap di depannya. Start dari posisi delapan, pria yang memiliki tinggi badan 158 sentimeter (cm) itu sukses keluar sebagai pemenang usai menyalip Valentino Rossi di beberapa putaran terakhir.

MotoGP San Marino 2017

Kecermatan dan kenekatan seorang Marc Marquez kembali terlihat di MotoGP San Marino 2017 hingga keluar sebagai pemenang. Hujan lagi-lagi mengganggu jalannya balapan. Kali ini, balapan betul-betul berlangsung dalam keadaan basah dari awal hingga akhir.

Marc Marquez mampu memenangi balapan MotoGP San Marino 2017 (Foto: MotoGP)

Kejutan tercipta ketika Danilo Petrucci mampu merangsek ke depan. Pembalap asal Italia itu memang dikenal sebagai jagonya lintasan basah. Ia berduel dengan Marc Marquez hampir di sepanjang lomba. Namun, kehebatan dan kenekatan sang juara dunia akhirnya menjadi pembeda.

Putaran terakhir menjadi saksi bagaimana seorang Marc Marquez pantas mendapat gelar juara dunia. Ia nekat menyalip Danilo Petrucci meski bannya sudah mulai tidak bekerja dengan baik. Risiko sengaja diambil demi menyamai poin Andrea Dovizioso yang tengah memimpin klasemen.

MotoGP San Marino 2018

Balapan kali ini sedikit tertutup dengan cedera bahu Marc Marquez yang menjadi perbincangan hangat di paddock. Apalagi, pembalap bernomor 93 itu sempat terjatuh pada sesi kualifikasi dua. Uniknya, Marc Marquez langsung bangkit usai terjatuh dan memilih berlari menuju garasi untuk naik motor cadangan.

Andrea Dovizioso berhasil menang di balapan kandang (Foto: MotoGP)

Sayangnya, kerja keras itu gagal membuahkan hasil manis di kualifikasi. Ia hanya bisa memulai balapan dari posisi lima. Sementara rival beratnya, Andrea Dovizioso, persis satu setrip lebih baik. Pada akhir lomba, keduanya menghuni urutan teratas.

Kekecewaan harus dipendam oleh Jorge Lorenzo yang gagal menang karena kesalahan sendiri. Ia terjatuh hanya dua lap sebelum finis setelah bertarung ketat dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso. DesmoDovi akhirnya memutus dominasi pembalap asal Spanyol di Misano yang terjadi tiga tahun beruntun.

1
5

Berita Terkait

Sport Time

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini