Melihat catatan yang begitu impresif ini, Simon tak terkejut. Sebab, ia telah mengetahui betul kualitas Marquez sebagai pembalap. Kemampuannya yang gemilang telah diperlihatkan sejak masih membalap di kelas Moto2.

"Ketika saya pertama kali bertemu Marc (Marquez), dia masih sangat muda. Meski begitu, saya tahu sejak awal bahwa dia adalah pembalap yang spesial. Di pit, dia selalu mendengarkan mekanik dan manajer timnya dengan penuh perhatian dan yang paling tidak biasa adalah komentarnya tentang pengaturan motor, sangat tepat dan sensitif," ujar Simon, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (16/7/2019).
"Pada 2011 dan 2012, kami melaju di Moto2. Bahkan di sana, saya sudah dapat melihat jelas betapa istimewanya dia. Dia mampu mengendalikan ban depan dengan baik di tikungan. Dia membuat beberapa kesalahan saat itu, tetapi tidak pernah jatuh seperti yang dia lakukan di MotoGP, saat ini,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.