Verstappen Kritik Pemberian Hukuman kepada Vettel di Tengah Balapan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 23:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 21 37 2069325 verstappen-kritik-pemberian-hukuman-kepada-vettel-di-tengah-balapan-WfYgQg06cP.jpg Max Verstappen heran Sebastian Vettel dijatuhi hukuman di tengah balapan (Foto: Max Verstappen/Twitter)

LE CASTELLET – Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mendukung hukuman penalti tambahan waktu lima detik yang dijatuhkan kepada Sebastian Vettel di Formula One (F1) GP Kanada 2019. Namun, ia mempertanyakan alasan mengapa hukuman tersebut dijatuhkan di tengah balapan.

Sebastian Vettel dikenai tambahan waktu lima detik karena dianggap melakukan manuver berbahaya saat kembali ke lintasan usai melebar. Pembalap asal Jerman itu diduga sengaja menghalangi laju Lewis Hamilton dan memepetnya ke pagar pembatas.

Sebastian Vettel dinilai melakukan manuver berbahaya (Foto: F1/Twitter)

(Baca juga: Leclerc Dukung Ferrari Banding Hukuman Vettel)

Max Verstappen mendukung ketegasan yang diambil steward atau pengawas balapan di F1 GP Kanada 2019 karena menegakkan aturan. Namun, ia mempertanyakan alasan mengapa para pengawas menjatuhkan hukuman di tengah balapan sehingga mengurangi keseruan jalannya lomba.

“Dia (Vettel) melakukan segalanya seaman mungkin seperti yang dia bisa. Lewis melihatnya keluar lintasan dan dia tahu ketika berbelok Seb akan kembali ke trek. Jika saya Lewis, tentu saya akan mengatakan hal yang sama di radio tim. Anda tahu ada aturannya dan juga hukuman,” urai Max Verstappen, mengutip dari Autosport, Jumat (21/6/2019).

“Secara umum, jika ingin menghadiahi hukuman, sebaiknya tidak saat balapan. Itu akan mengganggu keasyikan menonton pertarungan Lewis dan Seb untuk menang. Sebastian tidak menghalangi laju Lewis secara sengaja. Alasan mereka memberikan penalti, itu yang salah,” imbuh pembalap berusia 21 tahun itu.

Sebastian Vettel vs Lewis Hamilton di F1 GP Kanada 2019 (Foto: F1/Twitter)

Scuderia Ferrari sudah memutuskan mengajukan banding kepada Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) atas putusan tersebut. Tim yang berbasis di Maranello, Italia, itu dipersilakan mengajukan bukti baru yang mendukung argument mereka tentang keabsahan penalti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini