nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Akan Andalkan 3 Sektor di Indonesia Open 2019

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 12:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 16 40 2067001 indonesia-akan-andalkan-3-sektor-di-indonesia-open-2019-VdNIYGgzpK.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, akan mengandalkan tiga sektor di ajang Indonesia Open 2019 Super 1.000. Ketiga sektor tersebut adalah ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran.

Ganda putra pun masih menjadi andalan melalui pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang saat ini masih menduduki peringkat satu dunia. Selain itu Susy juga berharap adanya konsistensi dari tunggal putra yang pada turnamen terakhir bisa menciptakan All Indonesian Final di Australia Open 2019 Super 300 lewat Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

Baca juga Terkena Penalti, Vinales Kecewa Start dari Posisi Ke-6

“Kalau bicara target, peluangnya memang di ganda putra. Tapi kalau bicara progres, tunggal putra sudah mulai ada, walau di beberapa pertandingan masih belum konsisten, tapi saya rasa tunggal putra bisa diandalkan,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (16/6/2019).

Jonatan Christie (Foto: PBSI)

Sementara itu harapan lain datang dari ganda campuran. Beban itu pun ditujukan kepada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang pada tahun ini telah meraih tiga gelar runner-up di India Open 2019, Selandia Baru Open 2019, dan Australia Open 2019.

“Kans-nya ada, ganda campuran tetap ada kans kok. Walau Praveen/Melati masih belum nembus gelar juara, mudah-mudahan dengan jadi tuan rumah, mereka jadi lebih pede, lebih semangat, lebih mau membuktikan," tambahnya.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

"Praveen/Melati, kalau lawan Zheng (Siwei)/Huang (Yaqiong) juga ditakuti. Lawan Yuta (Watanabe)/Arisa (Higashino) enggak pernah kalah. Praveen/Melati ini punya kelebihan, nah kelebihannya ini yang harus digunakan, jangan cuma fokus ke kelemahan yang membuat jadi nggak yakin, ragu-ragu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini