nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miller Ogah Gunakan Motor Lebih Tua pada Musim Depan

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 10:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 14 38 2066337 miller-ogah-gunakan-motor-lebih-tua-pada-musim-depan-t6aoDj0JYM.jpg Jack Miller (Foto: MotoGP)

CATALUNYA – Pembalap Pramac Ducati, Jack Miller, tidak menutup kemungkinan bertahan di timnya saat ini pada musim 2020. Akan tetapi, Miller punya syarat yang mesti dipenuhi Pramac agar dirinya tetap bersedia berada di garasi tim satelit Ducati tersebut musim depan.

Syarat yang diajukan Miller ialah ia harus menggunakan motor yang sama dengan tim pabrikan Ducati pada musim depan. Apabila Pramac hanya memberikannya Desmosedici GP19 (motor Ducati musim ini) maka Miller lebih memilih untuk pindah ke tim lain.

Jack Miller (Foto: MotoGP)

Miller beralasan menggunakan motor yang lebih tua akan amat menyulitkannya musim depan. Jackass –julukan Miller– merasa akan sulit bersaing jika menggunakan kuda besi yang tak sebanding dengan pembalap-pembalap lainnya.

BACA JUGA: Domenicali Prediksi Perebutan Gelar Juara MotoGP 2019 Bakal Sengit

Miller pun merasa dirinya pantas mendapatkan motor yang sama dengan pembalap-pembalap tim pabrikan Ducati. Pasalnya, pembalap berpaspor Australia itu menilai dirinya telah menunjukkan performa yang baik selama membela Pramac saat menggunakan motor yang lebih tua ataupun terbaru.

Jack Miller (Foto: MotoGP)

“Tidak, saya tidak akan setuju untuk itu (menggunaan motor yang lebih tua pada musim depan). Saya merasa telah menutaskan magang (dengan baik) dan saya harus menggunakan motor tim pabrikan untuk melawan orang-orang ini,” ujar Miller, seperti yang dikutip dari Motorsport, Jumat (14/6/2019).

“Saya sudah menggunakan motor satelit, motor yang lebih tua, dan itu tidak mudah terutama di level (tertinggi). Dalam MotoGP setiap motor berkembang banyak setiap tahunnya. Jika Anda satu tahun di belakang, Anda sudah mulai dari belakang. Jika saya bertahan di sini, tujuan utama saya adalah menjadi pembalap nomor satu. Saya pikir saya pantas menerimanya (motor pabrikan) dan memang seharusnya begitu,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

MotoGP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini