Insiden yang menyebabkan Leclerc bersenggolan dengan Hulkenberg terjadi karena ia memperlihatkan gaya balapan yang agresif. Sejak awal, Leclerc memang berniat tampil agresif karena ia memulai race dari posisi ke-15. Menurutnya ia harus mengambil risiko bila ingin mengakhiri balapan di posisi terdepan.
Akan tetapi, pada akhirnya gara-gara gaya balapannya yang agresif itu Leclerc justru mengakhiri balapan dengan tanpa menyentuh garis finis. Itu diakui Leclerc adalah hasil yang mengecewakan dan ia berharap untuk segera melupakan F1 GP Monaco 2019 tersebut.

“Balapan itu sangat sulit. Seperti yang saya katakan sebelum balapan, saya memang harus mengambil banyak risiko dan itulah yang kami lakukan. Pada awalnya cukup menyenangkan, namun sayang berakhir dengan bencana. Ketika memulai balapan dari posisi ke-15, dan tak memiliki kecepatan terbaik kami, maka memang sulit untuk tampil pada hari itu,” ujar Leclerc, seperti disadur dari laman resmi F1, Senin (27/5/2019).
“Saya akan mencoba bangkit di balapan berikutnya. Performa saya sudah cukup baik saat tampil di sesi latihan bebas ketiga (GP Monaco), namun selain dari itu semuanya adalah akhir pekan yang harus segera dilupakan,” pungkas rekan setim Sebastian Vettel itu.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.