nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini yang Bikin China Ciptakan Ganda Campuran Terkuat

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 01 Mei 2019 04:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 01 40 2050097 ini-yang-bikin-china-ciptakan-ganda-campuran-terkuat-fQVjeinXwj.jpg Ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Foto: BWF)

OAKLAND – Sejak Agustus 2018 hingga saat ini pemain yang menduduki peringkat satu dunia di nomor ganda campuran adalah pasangan pebulu tangkis China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Ketua Federasi Bulu Tangkis China, Zhang Jun pun kini mengungkapkan alasannya mengapa ia bisa menciptakan pasangan ganda campuran yang sangat kuat tersebut.

Tentunya bukan rahasia lagi kalau selama bertahun-tahun China telah mendominasi dunia bulu tangkis. Dominasi China tersebut bisa terlihat dari meratanya kekuatan pemain mereka di semua lini. Kendati begitu, harus disayangkan karena seiring berjalannya waktu taji China mulai memudar. Hal itu bisa dilihat dari kiprah mereka di ajang Piala Sudirman.

(Baca juga: Nozomi Okuhara: Semua Negara Ingin Kalahkan Jepang)

Tim Bulu Tangkis China

Sejak 2005-2015 China sejatinya adalah negara yang selalu menjadi pemenang Piala Sudirman. Akan tetapi, pada 2017 dominasi mereka tersebut dihentikan oleh Korea Selatan. China takluk dengan skor 2-3 dari Korea Selatan di partai final Piala Sudirman 2017.

Menyadari kekuatan mereka mulai tersaingi, maka Federasi Bulu Tangkis China pun melakukan perombakan terhadap para pemainnya. Mereka tak segan melakukan bongkar pasang pemain demi bisa menciptakan ganda terkuat. Bisa dibilang, kehadiran Zheng/Huang saat ini merupakan hasil dari bongkar pasang tersebut.

Zheng Siwei/Huang Yaqiong

“Rasanya sedikit sakit ketika kami kalah di final Piala Sudirman terakhir. Tapi itu juga sebuah peluang, karena para pemain muda kami mendapatkan pengalaman yang tak ternilai selama turnamer terakhir tersebut. Setelah kekalahan kami, kami memperbaiki ganda campuran kami, itulah mengapa pasangan ganda campuran kami saat ini bekerja dengan baik," beber Zhang Jun, menukil dari laman resmi PBSI, Rabu (1/5/2019).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini