nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Verstappen Percaya Red Bull Bisa Bangkit di Paruh Kedua Musim

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 20 April 2019 01:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 19 37 2045699 verstappen-percaya-red-bull-bisa-bangkit-di-paruh-kedua-musim-Ui716KUtzZ.jpg Pembalap Tim Red Bull, Max Verstappen. (Foto: Twitter Red Bull Racing)

BUCKINGHAMSHIRE – Tak dapat dipungkiri, Scuderia Ferrari serta Mercedes AMG Petronas telah menjadi dua tim terbaik di ajang Formula One (F1) 2019. Kedua tim tersebut bisa dikatakan mampu tampil baik di tiga seri awal F1 2019 hingga menempati posisi teratas klasemen sementara pembalap ajang tersebut. Namun ada satu pembalap Red Bull, yakni Max Verstappen, yang menyelip di jajaran teratas klasemen sementara F1 2019 tersebut.

Verstappen mampu bertengger di peringkat ketiga dengan raihan 39 poin. Posisi tersebut ia dapatkan lantaran Verstappen mampu tampil konsisten di tiga seri awal F1 2019 sehingga mampu berada di atas dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc.

Baca Juga: Mercedes Dominasi 3 Seri Beruntun F1 2019, Bottas: Awal Musim yang Sempurna!

Kendati begitu Verstappen merasa masih belum puas. Ia menilai mobil RB15 miliknya masih belum cepat bila dibandingkan dengan Ferrari dan Mercedes, terutama ketika berada di lintasan lurus. Ia pun berharap Honda selaku pemasok mesin mobil Red Bull bisa mengatasi permasalahan tersebut, sehingga ketika pada paruh kedua musim dirinya bisa segera meraih kemenangan.

“Saya pikir kami masih membutuhkan tambahan tenaga, tetapi kami mulai mendekat. Dari sisi mobil, kami juga perlu melakukan peningkatan untuk bisa bersaing. Kita lihat saja. Mudah-mudahan, pada paruh kedua musim, kami tidak lagi harus berkata bahwa kami hanya bisa bertarung di sirkuit-sirkuit yang tidak memiliki trek lurus panjang,” ujar Verstappen, mengutip dari Motorsport, Sabtu (20/4/2019).

“Kami masih kehilangan waktu di lurusan, itu fakta. Terutama jika dibandingkan dengan Ferrari. Mereka menemukan sesuatu, tapi tidak ada yang tahu bagaimana caranya. Mereka bisa menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, dan kami harus memastikan kami bisa lebih dekat dengan mereka, memakai sasis dan mesin kami,” tukas rekan setim Pierre Gasly itu.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini